Portugal Tantang Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Kroasia, La Roja Melaju dengan Kemenangan Meyakinkan

3 Juli 2026 – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan dua pertandingan yang berujung pada duel besar di fase berikutnya. Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar setelah membalikkan keadaan dan mengalahkan Kroasia dengan skor 2 1 dalam laga yang penuh drama hingga menit akhir. Di sisi lain, Spanyol melaju dengan cara yang lebih meyakinkan usai menundukkan Austria 3 0. Hasil tersebut memastikan dua raksasa Eropa akan saling berhadapan dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di babak 16 besar.

Portugal harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan saat menghadapi Kroasia di Toronto Stadium. Tim asuhan Roberto Martinez tampil dominan dalam penguasaan bola sejak awal pertandingan, tetapi Kroasia juga beberapa kali memberikan ancaman melalui serangan cepat. Kedua tim saling menciptakan peluang sepanjang babak pertama, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Kroasia justru tampil lebih agresif. Tekanan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke 53 ketika Ivan Perisic sukses memanfaatkan umpan silang Josip Stanisic dan melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan Diogo Costa. Kroasia bahkan sempat kembali mencetak gol beberapa menit kemudian melalui Igor Matanovic, tetapi gol tersebut dianulir karena terjadi posisi offside dalam proses serangan.

Tertinggal satu gol membuat Portugal meningkatkan intensitas serangan. Rafael Leao sempat mengancam melalui tendangan keras yang hanya membentur tiang gawang, sementara Cristiano Ronaldo juga sempat membobol gawang Kroasia. Namun gol sang kapten dianulir karena lebih dulu berada dalam posisi offside.

Kesabaran Portugal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke 68. Wasit menunjuk titik penalti setelah pelanggaran Nikola Vlasic terhadap Renato Veiga di dalam kotak terlarang dipastikan melalui tinjauan VAR. Cristiano Ronaldo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa Portugal menyamakan kedudukan menjadi 1 1.

Setelah skor kembali imbang, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kroasia memperoleh sejumlah peluang emas melalui Mateo Kovacic dan Igor Matanovic, namun penampilan gemilang Diogo Costa di bawah mistar gawang membuat Portugal tetap bertahan. Penyelamatan beruntun yang dilakukan sang penjaga gawang menjadi salah satu faktor penting yang menjaga peluang Portugal untuk membalikkan keadaan.

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Portugal justru mencetak gol kemenangan pada masa injury time. Tepat pada menit 90+4, Goncalo Ramos menyambut umpan silang Rafael Leao dengan sundulan terarah yang gagal dijangkau Dominik Livakovic. Gol tersebut langsung mengubah skor menjadi 2 1 dan membuat kubu Portugal bersorak merayakan keunggulan.

Drama belum benar benar berakhir. Kroasia sempat membobol gawang Portugal pada menit 90+13 melalui Josko Gvardiol. Namun setelah pemeriksaan, wasit menganulir gol tersebut karena adanya offside dalam proses terjadinya gol. Keputusan itu sempat diprotes para pemain Kroasia, tetapi skor tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan Portugal memastikan langkah ke babak 16 besar.

Sementara itu, Spanyol menunjukkan kualitasnya dengan kemenangan meyakinkan atas Austria di SoFi Stadium. Sejak menit awal, La Roja langsung mengambil inisiatif menyerang dan terus menekan pertahanan lawan. Beberapa peluang berhasil diciptakan dalam sepuluh menit pertama, meski belum mampu menghasilkan gol.

Spanyol sebenarnya sempat mencetak gol pada pertengahan babak pertama melalui Marc Cucurella, tetapi wasit menganulirnya karena menilai terjadi pelanggaran terhadap penjaga gawang Austria. Meski begitu, dominasi Spanyol akhirnya berbuah hasil pada menit ke 36 ketika Mikel Oyarzabal memanfaatkan umpan silang mendatar dari Cucurella untuk membawa timnya unggul 1 0 sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Austria mencoba bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan. Namun perubahan strategi tersebut justru memberi lebih banyak ruang bagi Spanyol untuk mengembangkan permainan. Tempo pertandingan meningkat dan kedua tim sempat saling menciptakan peluang, tetapi efektivitas penyelesaian akhir tetap menjadi milik La Roja.

Keunggulan Spanyol bertambah pada menit ke 66 melalui sundulan Pedro Porro yang memanfaatkan umpan silang Alex Baena. Setelah gol kedua tersebut, Austria semakin kesulitan keluar dari tekanan dan beberapa kali melakukan pelanggaran keras demi menghentikan aliran serangan Spanyol.

Menjelang pertandingan usai, Mikel Oyarzabal kembali mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang Spanyol itu sukses menyelesaikan assist kedua dari Marc Cucurella pada menit ke 89 untuk memastikan kemenangan telak 3 0. Hingga peluit panjang dibunyikan, Austria gagal memberikan respons dan harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Dengan hasil tersebut, babak 16 besar kini menghadirkan duel klasik antara Portugal dan Spanyol. Portugal datang dengan modal kemenangan dramatis yang menunjukkan mental pantang menyerah, sedangkan Spanyol melangkah dengan performa dominan dan permainan yang konsisten. Pertemuan dua kekuatan besar Eropa itu dipastikan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan dalam perebutan tiket menuju perempat final Piala Dunia 2026. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *