4 Mei 2026 – Harapan FC Barcelona untuk merayakan gelar lebih cepat harus tertunda. Real Madrid menunjukkan mental juara dengan meraih kemenangan penting 2-0 atas RCD Espanyol dalam lanjutan LaLiga. Hasil ini menjaga persaingan tetap hidup, meski hanya untuk sementara waktu.
Bertanding di RCDE Stadium, tekanan berada di pihak Madrid. Mereka datang dengan misi jelas, yakni meraih kemenangan demi menunda pesta juara rival abadinya. Dengan jarak poin yang cukup lebar di klasemen, kegagalan meraih tiga angka akan langsung memastikan Barcelona mengunci gelar lebih awal.
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal. Espanyol tampil tanpa beban dan berani meladeni permainan terbuka Madrid. Kedua tim saling menekan dan menciptakan sejumlah peluang sepanjang babak pertama, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Madrid meningkatkan agresivitas serangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55. Vinicius Junior menjadi pembeda setelah memanfaatkan kerja sama dengan Gonzalo Garcia. Dengan kelincahan khasnya, Vinicius berhasil melewati kawalan dua pemain lawan sebelum melepaskan tembakan dari jarak dekat yang tak mampu dihentikan kiper Marko Dmitrovic.
Keunggulan tersebut membuat Madrid semakin percaya diri. Mereka terus menekan dan memperlebar jarak hanya berselang sebelas menit. Kali ini, Vinicius kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan tumit cerdik dari Jude Bellingham di dalam kotak penalti. Gol kedua ini praktis mempertegas dominasi Los Blancos di babak kedua.
Meski sudah unggul dua gol, Madrid tidak menurunkan tempo permainan. Serangan demi serangan terus dilancarkan, dengan kontribusi aktif dari Gonzalo Garcia dan Bellingham yang kerap merepotkan lini belakang Espanyol. Di sisi lain, tuan rumah berusaha merespons, namun peluang yang tercipta tidak cukup tajam untuk mengancam serius pertahanan Madrid.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan. Kemenangan ini membawa Madrid mengoleksi 77 poin dari 34 pertandingan dan tetap bertahan di posisi kedua klasemen. Mereka masih tertinggal dari Barcelona, namun setidaknya berhasil menunda kepastian gelar sang rival.
Sementara itu, Espanyol harus puas tertahan di papan tengah klasemen. Meski tampil cukup berani, mereka belum mampu mengimbangi efektivitas permainan Madrid di momen-momen krusial.
Dengan hasil ini, Barcelona masih membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan diri sebagai juara. Di sisi lain, Real Madrid menunjukkan bahwa mereka belum menyerah sepenuhnya, terus menekan hingga peluang sekecil apa pun tetap terbuka dalam perburuan gelar musim ini. (Redaksi)

