6 Mei 2026 – Madura United meraih kemenangan penting saat menjamu Bali United dalam lanjutan Super League Indonesia. Bermain di Stadion Gelora Bangkalan, tim tuan rumah tampil efektif untuk mengamankan kemenangan 2-0 yang sangat berarti dalam upaya menjauh dari zona degradasi.
Sejak awal pertandingan, Madura United langsung menunjukkan intensitas tinggi. Tekanan cepat yang mereka lakukan membuahkan hasil hanya enam menit setelah kick-off. Iran Junior menjadi pembuka keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan di lini belakang lawan. Ia melakukan kombinasi umpan satu-dua dengan Sandro sebelum menuntaskan peluang dengan penyelesaian tenang ke dalam gawang.
Gol cepat tersebut membuat Madura United semakin percaya diri dalam mengontrol jalannya laga. Mereka beberapa kali mengancam pertahanan Bali United melalui skema bola mati dan serangan cepat. Palic sempat mencetak gol pada menit ke-34 lewat sundulan hasil situasi tendangan bebas, namun gol tersebut dianulir karena posisi offside.
Dominasi tuan rumah terus berlanjut. Sandro nyaris menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan backpass. Ia bahkan berhasil melewati bek Kadek Arel dan penjaga gawang Hauptmeijer, tetapi tembakannya dari sudut sempit masih melebar dari sasaran.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin intens dengan sejumlah keputusan krusial dari wasit. Pada menit ke-55, Madura United mendapat hadiah penalti setelah pelanggaran di dalam kotak terlarang. Brandao yang dipercaya sebagai algojo gagal memaksimalkan peluang pertama setelah tendangannya berhasil ditepis oleh Hauptmeijer.
Laga sempat diwarnai kontroversi ketika Montero terlihat menyentuh bola dengan tangan saat terjatuh. Namun setelah peninjauan VAR, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran karena posisi tangan dinilai alami.
Situasi semakin dramatis ketika terjadi insiden lain di kotak penalti Bali United. Irfan Jaya dianggap melakukan pelanggaran saat mencoba menghalau serangan balik cepat Madura United. Keputusan tersebut kembali memberikan penalti bagi tuan rumah.
Kali ini, Brandao tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dengan teknik eksekusi yang sama, ia mengarahkan bola ke pojok kiri atas gawang dan sukses menaklukkan kiper pada menit ke-75, sekaligus menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Di sisa waktu pertandingan, Bali United berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi pertahanan disiplin Madura United mampu meredam setiap ancaman. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.
Tambahan tiga poin ini menjadi sangat krusial bagi Madura United. Mereka kini mengoleksi 32 poin dari 31 pertandingan dan untuk sementara menjauh dari ancaman degradasi dengan menempati posisi ke-14 klasemen. Sementara itu, Bali United harus puas tertahan di papan tengah dengan 45 poin.
Kemenangan ini sekaligus menunjukkan peningkatan performa Madura United dalam fase krusial musim. Konsistensi dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi faktor kunci yang dapat menentukan nasib mereka di sisa kompetisi. (Redaksi)

