5 Mei 2026 – Pertandingan penuh tensi tinggi tersaji saat Everton menjamu Manchester City dalam lanjutan Premier League. Duel yang berlangsung di Hill Dickinson Stadium ini menghadirkan hujan gol dan drama hingga menit akhir, dengan skor imbang 3-3 yang mencerminkan sengitnya persaingan kedua tim.

Sejak awal laga, Manchester City tampil dominan dengan penguasaan bola yang tinggi. Namun, pendekatan defensif Everton yang menumpuk pemain di lini belakang mampu meredam agresivitas tim tamu pada fase awal pertandingan. Meski demikian, City tetap mampu menciptakan peluang berbahaya.

Rayan Cherki sempat mengancam lewat tembakan dari sisi kanan kotak penalti, tetapi upayanya masih dapat diamankan oleh penjaga gawang Everton, Jordan Pickford. Sementara itu, Antoine Semenyo juga mencoba peruntungan, namun belum berhasil menemui sasaran.

Everton mengandalkan serangan balik cepat untuk membongkar pertahanan City. Peluang sempat tercipta melalui pergerakan Merlin Röhl yang mengirim umpan ke depan gawang, namun berhasil dipotong oleh kiper City, Gianluigi Donnarumma sebelum bola disambar Beto.

Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Jérémy Doku mencetak gol pembuka pada menit ke-41 melalui tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau Pickford. Keunggulan 1-0 untuk Manchester City bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Everton tampil jauh lebih agresif. Tekanan demi tekanan mulai merepotkan lini belakang City. Iliman Ndiaye beberapa kali menciptakan peluang, meski masih mampu digagalkan oleh Donnarumma.

Momentum kebangkitan Everton akhirnya datang pada menit ke-68. Kesalahan fatal dari Marc Guéhi dimanfaatkan dengan baik oleh Thierno Barry untuk menyamakan kedudukan. Tak butuh waktu lama, Everton bahkan berbalik unggul pada menit ke-73 lewat sundulan Jake O’Brien yang memanfaatkan sepak pojok dari James Garner.

Tekanan Everton belum berhenti. Pada menit ke-82, Barry kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan dari Röhl, membuat tuan rumah menjauh dengan keunggulan 3-1.

Namun, Manchester City menunjukkan mental juara mereka. Hanya satu menit berselang, Erling Haaland memperkecil ketertinggalan melalui penyelesaian cerdik memanfaatkan umpan terobosan dari Mateo Kovačić.

Ketika pertandingan tampak akan dimenangkan Everton, Doku kembali menjadi pembeda. Pada masa injury time, ia mencetak gol keduanya lewat tembakan melengkung yang kembali gagal diantisipasi Pickford. Gol tersebut memastikan Manchester City terhindar dari kekalahan.

Hasil imbang 3-3 ini membuat Manchester City kini mengoleksi 71 poin, masih tertinggal dari Arsenal yang memimpin klasemen. Sementara itu, Everton patut diapresiasi atas performa gigih mereka yang hampir saja menghadirkan kejutan besar.

Pertandingan ini menjadi bukti bahwa determinasi dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi faktor penentu dalam sepak bola modern. Baik Everton maupun Manchester City sama-sama menunjukkan kualitas dan daya juang tinggi dalam duel yang layak dikenang sebagai salah satu laga paling dramatis musim ini. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *