Jakarta, 5 September 2025 – Tingkat kepuasan pelanggan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menorehkan capaian mengesankan. Pada semester I 2025, Customer Satisfaction Index (CSI) KAI tercatat di angka 4,52 dari skala 5. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir sekaligus mengungguli moda transportasi lain seperti bus, travel, dan pesawat.
Sejak 2020, tren CSI KAI terus merangkak naik. Dari 4,20 (2020) meningkat ke 4,34 (2021), 4,39 (2022), 4,44 (2023), dan 4,50 (2024). Skor 4,52 di 2025 menegaskan keseriusan perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengapresiasi pencapaian ini.
“Raihan CSI 4,52 adalah bentuk apresiasi dari pelanggan atas konsistensi KAI menghadirkan layanan terbaik. Mulai dari ketepatan waktu perjalanan, kenyamanan fasilitas di stasiun, hingga inovasi digital yang kami kembangkan, semuanya berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Peringkat KAI yang lebih tinggi dari transportasi lain menjadi bukti bahwa kereta api kian dipercaya sebagai sarana perjalanan massal yang modern dan nyaman.
Anne menjelaskan, kunci dari pencapaian tersebut adalah keseriusan KAI mendengarkan suara pelanggan. “Setiap masukan pelanggan kami tindaklanjuti. Hal sederhana seperti toilet bersih, ruang tunggu nyaman, hingga fasilitas ramah keluarga adalah perhatian utama kami. KAI juga terus memperkuat layanan digital agar perjalanan semakin praktis dan menyenangkan,” jelasnya.
Bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025, KAI mengadakan sejumlah program apresiasi. Di antaranya membagikan voucher tiket kelas eksekutif, merchandise eksklusif, dan buku bacaan yang dibagikan kepada penumpang di stasiun maupun dalam perjalanan.
“HPN menjadi momentum untuk merayakan pencapaian ini bersama pelanggan sekaligus pengingat bagi kami untuk terus mendengar suara pelanggan dan meningkatkan kualitas layanan,” tutur Anne.
Ke depan, KAI menyiapkan langkah inovatif dengan menambah fasilitas ramah pelanggan, mulai dari arena bermain anak, ruang laktasi, water station, hingga layanan digital terkini seperti boarding gate face recognition. Semua upaya ini bertujuan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi masyarakat. (Redaksi)

