21 April 2026 – Pertandingan sengit tersaji di Banten International Stadium saat Dewa United menjamu Persib Bandung dalam lanjutan Super League Indonesia. Laga yang berlangsung dengan tempo tinggi ini berakhir imbang 2-2, namun cerita di balik skor tersebut menyimpan drama kebangkitan tim tamu yang patut diperhitungkan.

Sejak peluit awal dibunyikan, Persib langsung menunjukkan intensitas permainan. Belum genap satu menit, lini depan Maung Bandung sudah mengancam lewat pergerakan Ramon Tanque. Peluang tersebut kemudian disusul oleh sepakan Adam Alis, meski belum mampu menghasilkan gol.

Tekanan Persib terus berlanjut di awal babak pertama. Pada menit ke-13, Beckham Putra mengirim umpan matang ke kotak penalti yang kembali disambut oleh Ramon Tanque. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang emas itu terbuang.

Di tengah dominasi awal Persib, Dewa United justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu. Alex Martins memanfaatkan umpan dari Alexis Messidoro untuk mencetak gol pembuka. Keunggulan ini mengubah arah permainan dan membuat Persib kehilangan ritme.

Memasuki babak kedua, situasi semakin sulit bagi Persib. Ricky Kambuaya berhasil menggandakan keunggulan Dewa United pada menit ke-61, membuat skor menjadi 2-0. Pada titik ini, pertandingan seolah berada sepenuhnya dalam kendali tuan rumah.

Namun, momentum berubah drastis hanya dua menit kemudian. Alex Martins harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah, memaksa Dewa United bermain dengan 10 orang. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persib untuk meningkatkan tekanan.

Upaya Persib akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-77. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti. Thom Haye yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Gol tersebut menjadi pemicu kebangkitan Persib. Serangan demi serangan terus dilancarkan ke pertahanan Dewa United yang mulai tertekan. Hasilnya datang pada menit ke-86, ketika Andrew Jung berhasil menyundul bola hasil umpan silang dan mengubah skor menjadi 2-2.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Persib berhasil mencuri satu poin penting dari laga tandang, sekaligus menunjukkan mental juara dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol.

Tambahan satu poin membuat Persib tetap kokoh di puncak klasemen dengan raihan 65 poin. Sementara itu, Dewa United harus puas berada di peringkat ketujuh dengan 41 poin, meski sempat tampil dominan di sebagian besar pertandingan.

Laga ini menjadi bukti bahwa dalam sepak bola, keunggulan belum tentu menjamin kemenangan. Ketangguhan mental dan momentum dapat mengubah jalannya pertandingan dalam hitungan menit. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *