Jakarta, 28 Desember 2025 – Upaya pemulihan pascabanjir bandang di Sibolga dan Tapanuli mendapat dukungan signifikan dari PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara melalui peningkatan pasokan bahan bakar minyak. Lonjakan volume distribusi mencapai 43 persen dibandingkan kondisi normal, memastikan ketersediaan energi untuk kendaraan bantuan kemanusiaan serta kebutuhan masyarakat yang merayakan tahun baru. Kehadiran KAI sebagai tulang punggung distribusi logistik energi semakin terasa penting di tengah tantangan ganda antara pemulihan bencana dan lonjakan aktivitas liburan.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, setiap hari dialirkan sebanyak 1.020 kilo liter bahan bakar jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Stasiun Siantar. Jumlah ini meningkat drastis dari kondisi normal yang hanya berkisar 714 kilo liter per hari. Peningkatan volume sebesar 43 persen ini menjadi kunci untuk memastikan pasokan energi tidak mengalami hambatan di wilayah-wilayah yang membutuhkan. Stasiun Siantar kemudian mendistribusikan pasokan tersebut ke berbagai daerah termasuk kawasan wisata Danau Toba yang ramai dikunjungi saat pergantian tahun.
Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menegaskan pentingnya peningkatan ini untuk mendukung berbagai aktivitas di lapangan. “Penambahan suplai ini menjadi krusial karena Depo Pertamina di Siantar merupakan jantung pasokan bagi wilayah Sibolga, Tapanuli, hingga Samosir, terutama untuk mendukung operasional kendaraan pengangkut bantuan kemanusiaan,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa KAI tidak hanya fokus pada aspek komersial, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Strategi peningkatan pasokan ini membuktikan bahwa perencanaan yang matang dan koordinasi yang solid dapat menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. KAI Divre I Sumut berhasil menjawab tantangan dengan meningkatkan kapasitas distribusi secara signifikan dalam waktu singkat. Keberhasilan ini menjadi contoh bagaimana perusahaan pelat merah dapat berperan aktif dalam situasi darurat sambil tetap melayani kebutuhan masyarakat umum di momen spesial seperti perayaan tahun baru.
(Redaksi)

