Jakarta, 28 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung perekonomian daerah dengan menambah kapasitas pengiriman bahan bakar minyak. Langkah strategis ini diambil menjelang perayaan pergantian tahun sekaligus membantu pemulihan wilayah yang terdampak banjir bandang di Sibolga dan Tapanuli pada akhir November lalu. Peningkatan armada gerbong ketel dari 21 menjadi 30 unit per hari menuju Stasiun Siantar menjadi bukti nyata peran vital transportasi kereta api dalam menjaga stabilitas distribusi energi.

Anwar Yuli Prastyo, Pelaksana Tugas Manager Humas Divre I Sumatera Utara, mengungkapkan bahwa penambahan armada ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait. “Melalui koordinasi intensif bersama kewilayahan dan PT Pertamina, KAI menambah kekuatan armada dari yang sebelumnya rata-rata membawa 21 gerbong ketel setiap harinya, kini melonjak signifikan menjadi 30 gerbong ketel per hari menuju Stasiun Siantar,” jelasnya. Keputusan ini diambil untuk memastikan tidak ada gangguan dalam rantai pasokan energi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Peningkatan jumlah gerbong ini membawa dampak langsung terhadap volume bahan bakar yang dapat didistribusikan ke berbagai wilayah di Sumatera Utara. Stasiun Siantar menjadi titik sentral yang sangat strategis karena berperan sebagai hub distribusi untuk wilayah pegunungan dan pesisir. Dengan penambahan sembilan gerbong per hari, KAI mampu mengalirkan pasokan lebih besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tengah mempersiapkan perayaan tahun baru serta mendukung operasional kendaraan bantuan kemanusiaan di wilayah terdampak bencana.

Langkah ini mencerminkan responsivitas KAI Divre I Sumut dalam menghadapi situasi darurat sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat di masa liburan. Penambahan armada bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang memastikan setiap titik distribusi bahan bakar dapat berfungsi optimal tanpa hambatan. Dengan strategi ini, KAI membuktikan bahwa transportasi kereta api mampu menjadi solusi andal dalam menjaga kelancaran distribusi logistik vital, terutama di momen-momen krusial seperti pemulihan bencana dan perayaan nasional.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *