Jakarta, 23 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjadikan masukan pengguna sebagai basis utama dalam pengembangan dan peningkatan kualitas area bermain anak di 35 stasiun. Sistem pengumpulan dan analisis masukan yang komprehensif memungkinkan KAI untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dan memastikan fasilitas bermain selalu sesuai dengan kebutuhan dan harapan pengguna.

Metodologi pengumpulan masukan meliputi survei digital, diskusi kelompok terfokus dengan pengguna reguler, analisis observasi perilaku, dan pemantauan ulasan daring. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analitik lanjutan untuk mengidentifikasi pola, tren, dan area perbaikan yang prioritas. Hasil analisis kemudian diterjemahkan ke dalam rencana tindakan yang konkret dan terukur.

Sistem masukan telah diimplementasikan di seluruh lokasi area bermain anak, termasuk Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Gubeng, Malang, Medan, Kertapati, Lubuk Linggau, dan Tanjung Karang. Tingkat respons yang tinggi dan skor kepuasan yang konsisten meningkat menunjukkan efektivitas pendekatan yang berpusat pada pengguna.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menggarisbawahi pentingnya suara pelanggan dalam pengembangan fasilitas. “Kami ingin stasiun tidak hanya berfungsi sebagai titik keberangkatan, tetapi juga sebagai ruang publik yang nyaman bagi semua. Anak-anak bisa bermain, orang tua dapat beristirahat, dan pelanggan merasa lebih betah berada di stasiun,” katanya, menegaskan bahwa masukan pengguna menjadi kompas dalam navigasi perbaikan berkelanjutan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *