Madiun, 14 November 2025 — Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di seluruh stasiun wilayah KAI Daop 7 Madiun menjelang Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari ramp check tahunan untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan sebagai pendukung keselamatan perjalanan.

Pemeriksaan fasilitas kesehatan meliputi pos kesehatan, kotak P3K, kursi roda, tandu, serta kelengkapan peralatan darurat lainnya. Tim DJKA juga mengecek ketersediaan petugas kesehatan yang siaga pada jam operasional stasiun, terutama di stasiun besar seperti Madiun, Kediri, dan Blitar.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyebut bahwa pemeriksaan fasilitas kesehatan menjadi unsur penting dalam inspeksi keseluruhan. “Informasi dan fasilitas kesehatan seperti pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), kursi roda, tandu, lampu penerangan, serta pos kesehatan turut diperiksa,” ujarnya.

Seluruh peralatan diperiksa dari segi kelengkapan, kemudahan akses, dan masa berlaku untuk memastikan seluruh perlengkapan dapat digunakan dalam keadaan darurat. Lampu penerangan di area stasiun juga diperiksa untuk memberikan keamanan tambahan bagi penumpang.

Selain fasilitas kesehatan, DJKA juga memastikan bahwa petunjuk penggunaan fasilitas mudah dipahami. Papan informasi dan poster mengenai prosedur pertolongan pertama diperbarui agar lebih jelas dan responsif terhadap kebutuhan penumpang.

Fasilitas kesehatan di dalam kereta api juga diperiksa seperti kotak P3K, lampu darurat, dan kesiapan petugas kondektur dalam memberikan pertolongan pertama. DJKA menilai fasilitas kesehatan di atas rangkaian sama pentingnya dengan fasilitas di stasiun.

Pemeriksaan ini juga menilai kesiapan fasilitas untuk penumpang difabel, memastikan akses kursi roda dan jalur khusus dapat digunakan dengan aman. Hal ini menjadi bagian dari komitmen perkeretaapian nasional dalam menyediakan layanan inklusif.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar fasilitas kesehatan di wilayah Daop 7 berada dalam kondisi siap digunakan. Meski demikian, beberapa catatan disampaikan DJKA untuk mendorong peningkatan layanan.

Dengan pemeriksaan menyeluruh ini, DJKA berharap penumpang mendapatkan rasa aman saat menggunakan kereta api pada masa Nataru. Fasilitas kesehatan yang lengkap dinilai mampu meminimalkan risiko dan memberikan pertolongan cepat apabila diperlukan.

KAI Daop 7 menyambut baik hasil pemeriksaan ini dan akan melakukan perbaikan berkelanjutan demi memberikan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh penumpang. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *