Jakarta, 22 Desember 2025 – Yogyakarta berperan sebagai simpul transportasi strategis yang menghubungkan berbagai destinasi di Indonesia selama Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). PT Kereta Api Indonesia (Persero) siaga penuh menghadapi lonjakan mobilitas di kota yang menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat pada libur akhir tahun ini.

Peran strategis Yogyakarta sebagai simpul transportasi tercermin dari volume penumpang yang mencapai rata-rata 51.550 pelanggan KAI Group per hari. Angka tersebut terdistribusi melalui kereta api jarak jauh dengan rata-rata 10.664 pelanggan per hari, kereta bandara melayani sekitar 9.846 pelanggan per hari, Commuter Line Yogyakarta mencatat rata-rata 27.939 pelanggan per hari, dan KA Prameks melayani sekitar 3.101 pelanggan per hari. Konektivitas antarmoda yang terintegrasi menjadikan perpindahan moda transportasi berlangsung efisien.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan bahwa kesiagaan KAI diwujudkan melalui berbagai upaya operasional dan keamanan. Stasiun Yogyakarta melayani rata-rata 104 perjalanan kereta api per hari yang terdiri dari 50 perjalanan kereta bandara, 31 perjalanan Commuter Line, 13 perjalanan kereta api jarak jauh, dan 10 perjalanan KA Prameks. “Data tersebut menunjukkan bahwa Stasiun Yogyakarta berperan strategis sebagai simpul mobilitas, baik untuk perjalanan jarak jauh, regional, maupun perkotaan selama masa Nataru,” ungkap Anne.

Untuk menghadapi lonjakan Nataru 2025, KAI memperkuat Posko Keamanan yang beroperasi 24 jam sebagai pusat koordinasi pengamanan dan pengaturan arus penumpang. KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini, hadir lebih awal di stasiun, mematuhi arahan petugas, serta memanfaatkan aplikasi Access by KAI. Melalui penguatan posko keamanan dan disiplin bersama, KAI berkomitmen menjaga agar mobilitas masyarakat selama Nataru dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *