Jakarta, 28 Desember 2025 – Masyarakat masih memiliki peluang besar untuk mendapatkan tiket kereta ekonomi komersial dengan diskon 30 persen, dengan ketersediaan 327.610 tempat duduk yang belum terjual. Angka ini merupakan sisa dari total 1.509.080 tempat duduk yang dialokasikan untuk program diskon selama masa Nataru. Dengan penjualan mencapai 79 persen, masih terdapat 21 persen kapasitas yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat hingga 10 Januari 2026.

Ketersediaan ratusan ribu tempat duduk memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang belum sempat melakukan pemesanan atau yang merencanakan perjalanan mendadak. Berbagai relasi dan jadwal keberangkatan masih menawarkan tiket dengan tarif promosi, memungkinkan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan individual. Distribusi tempat duduk yang tersisa mencakup berbagai rute populer maupun alternatif, memberikan opsi luas bagi calon penumpang. Situasi ini menguntungkan bagi mereka yang lebih fleksibel dengan waktu keberangkatan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan bahwa KAI terus memantau perkembangan penjualan dan siap melayani peningkatan permintaan. “Kereta api menjadi pilihan perjalanan banyak masyarakat pada masa libur akhir tahun. Pemerintah melalui KAI memastikan masyarakat tetap memiliki akses perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mendukung pergerakan ekonomi di berbagai daerah,” katanya. Ketersediaan tempat duduk yang masih cukup banyak memastikan tidak ada masyarakat yang kehilangan kesempatan untuk melakukan perjalanan dengan tarif promosi.

Masyarakat yang tertarik memanfaatkan sisa tiket diskon dapat segera melakukan pemesanan untuk mendapatkan pilihan jadwal dan kursi yang lebih baik. Aplikasi Access by KAI menyediakan informasi real-time tentang ketersediaan tiket di berbagai relasi dan waktu keberangkatan. Dengan waktu program yang masih berlangsung hingga pertengahan Januari, peluang mendapatkan tiket dengan harga khusus masih terbuka lebar. Masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemesanan mengingat permintaan dapat meningkat menjelang perayaan tahun baru dan periode balik.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *