Jakarta, 24 Agustus 2025 – KAI mengintegrasikan berbagai teknologi ramah lingkungan mulai dari 106 unit water station di 45 stasiun hingga pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sejumlah fasilitas. Program komprehensif ini menunjukkan komitmen serius perusahaan terhadap transportasi berkelanjutan.

Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menjelaskan bahwa water station merupakan bagian dari ekosistem ramah lingkungan yang terintegrasi. “Selain water station untuk penumpang dengan tumbler pribadi, kami juga menerapkan face recognition boarding paperless, PLTS, dan kantong sampah kertas daur ulang di dalam kereta,” ungkapnya.

Kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama dengan penerapan standar tinggi pada setiap program. Water Quality Laboratory (WQL) bekerja sama dengan Coway International Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) memastikan air dari water station memenuhi standar kesehatan yang ketat.

Program terintegrasi ini mendukung target Net Zero Emission (NZE) yang dicanangkan KAI. Bersama penumpang, perusahaan berupaya menciptakan ekosistem transportasi yang tidak hanya efisien dan nyaman, tetapi juga bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *