Jakarta, 27 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan bahwa masih tersedia 369.599 tempat duduk dari program diskon 30 persen Kereta Api Ekonomi Komersial hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB untuk periode Nataru 2025/2026. Pemerintah melalui KAI mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan sisa kapasitas ini sebagai kesempatan emas mendapatkan tiket dengan harga terjangkau, terutama bagi mereka yang merencanakan perjalanan menjelang dan setelah perayaan Tahun Baru atau ingin kembali ke kota asal setelah libur berakhir.
Dari total 1.509.080 kursi yang disediakan dengan diskon untuk program yang berlaku hingga 10 Januari 2026, sebanyak 1.139.481 tiket telah terjual atau 76 persen dari kapasitas. Sisa 369.599 kursi yang tersedia tersebar di berbagai rute dan jadwal keberangkatan, memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk memilih waktu dan tujuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Ketersediaan kursi yang cukup banyak ini memastikan tidak ada masyarakat yang kehilangan kesempatan bepergian dengan tarif terjangkau.
Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, mengimbau pemanfaatan optimal sisa kuota ini. “Melalui KAI, pemerintah berupaya menjaga keterjangkauan transportasi selama Nataru agar masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman. Mobilitas yang terjaga ini juga mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” katanya. Sisa kursi ini menjadi buffer capacity yang penting untuk mengakomodasi permintaan spontan atau perubahan rencana perjalanan masyarakat, memastikan fleksibilitas dan keterjangkauan tetap terjaga hingga akhir periode program.
Total penjualan tiket Nataru mencapai 3.251.764 dari 3.506.104 kursi untuk periode 18 Desember 2025-4 Januari 2026. Kereta jarak jauh mencatat okupansi 99,4 persen dengan 2.744.263 tiket terjual. Kereta lokal mencapai 68,1 persen dengan 507.501 tiket. Sisa 369.599 tempat duduk ini membuktikan bahwa program keterjangkauan transportasi dirancang dengan kapasitas cukup untuk melayani semua kebutuhan masyarakat sepanjang periode Nataru.
(Redaksi)

