Jakarta, 27 Desember 2025 – Stasiun Semarang Tawang mencatat volume tinggi kereta api dengan 93.189 penumpang selama periode pasca Natal hingga pergantian Tahun Baru. Berdasarkan data hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, stasiun bersejarah ini menempati posisi ketujuh dari sepuluh stasiun dengan volume tertinggi di Indonesia. Volume tinggi di Stasiun Semarang Tawang mencerminkan peran penting Semarang sebagai pusat ekonomi dan transportasi di Jawa Tengah. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa Stasiun Semarang Tawang yang merupakan salah satu stasiun tertua dan terindah di Indonesia terus melayani masyarakat dengan standar modern meski mempertahankan nilai sejarah dan arsitektur kolonialnya yang ikonik.
Stasiun Semarang Tawang melayani berbagai rute kereta api yang menghubungkan Semarang dengan Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan kota-kota lain di Jawa. Volume tinggi penumpang menunjukkan mobilitas masyarakat Jawa Tengah yang sangat aktif untuk berbagai keperluan dari bisnis hingga wisata. Anne menekankan bahwa kereta api berperan vital dalam mendukung konektivitas regional. “Pergerakan setelah Natal menunjukkan masyarakat masih melanjutkan perjalanan liburan maupun aktivitas lainnya. Kereta api berperan menjaga kelancaran mobilitas serta mendukung pergerakan wisata dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujarnya.
Dengan melayani lebih dari 93 ribu penumpang, Stasiun Semarang Tawang membuktikan kapasitasnya sebagai landmark transportasi dan budaya yang tetap relevan. Keindahan arsitektur stasiun juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Semarang. KAI Group terus merawat dan mengembangkan Stasiun Semarang Tawang dengan memadukan pelestarian warisan sejarah dan modernisasi fasilitas. Volume tinggi hingga pergantian Tahun Baru menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan berkualitas yang ditawarkan stasiun ini dalam mendukung mobilitas regional Jawa Tengah.
(Redaksi)

