4 Mei 2026 – Hasil mengejutkan tersaji di Reggio Emilia ketika AC Milan harus pulang tanpa poin usai ditundukkan US Sassuolo Calcio dengan skor 0-2. Bukan hanya kekalahan yang menyakitkan, Rossoneri juga dipaksa menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah kartu merah di babak pertama mengubah jalannya laga secara signifikan.
Bermain di Mapei Stadium, Sassuolo langsung tampil agresif sejak menit awal. Tekanan tinggi mereka membuahkan hasil cepat ketika laga baru berjalan lima menit. Umpan tarik akurat dari Armand Lauriente berhasil dimanfaatkan Domenico Berardi menjadi gol pembuka. Sontekan Berardi ke tiang jauh tak mampu diantisipasi kiper Milan, Mike Maignan.
Gol tersebut menambah catatan impresif Berardi, yang kini telah mencetak 12 gol ke gawang Milan sepanjang kariernya, menjadikan Rossoneri sebagai salah satu korban favoritnya di kompetisi domestik.
Sassuolo nyaris menggandakan keunggulan hanya dua menit berselang. Namun, penyelamatan gemilang Maignan dalam situasi satu lawan satu menggagalkan peluang emas yang dimiliki M’Bala Nzola.
Milan sempat meminta hadiah penalti pada menit ke-17 setelah Christopher Nkunku terjatuh di kotak terlarang, tetapi wasit menilai insiden tersebut bukan pelanggaran. Upaya balasan dari Rafael Leao dua menit kemudian juga belum menemui sasaran.
Petaka bagi Milan datang pada menit ke-24 ketika Fikayo Tomori menerima kartu kuning kedua usai menghentikan laju Lauriente. Kehilangan satu pemain memaksa Milan mengubah pendekatan permainan, lebih banyak bertahan sambil sesekali mencoba serangan balik.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Sassuolo untuk terus menekan. Meski demikian, Milan masih sempat mengancam di penghujung babak pertama lewat Alexis Saelemaekers, namun tembakannya belum tepat sasaran.
Sassuolo juga mendapat kabar kurang baik menjelang turun minum setelah Jay Idzes harus meninggalkan lapangan akibat cedera dan digantikan Woyo Coulibaly.
Memasuki babak kedua, Milan berupaya bangkit meski bermain dengan 10 orang. Namun, justru Sassuolo yang kembali mencetak gol cepat. Pada menit ke-47, Lauriente mencatatkan namanya di papan skor setelah melakukan kombinasi apik dengan Kristian Thorstvedt sebelum melepaskan tembakan ke tiang dekat yang kembali menaklukkan Maignan.
Tertinggal dua gol, Milan mencoba meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah pergantian dilakukan dengan memasukkan Christian Pulisic, Ruben Loftus-Cheek, dan Santiago Gimenez untuk menambah daya dobrak. Namun, rapatnya lini pertahanan Sassuolo membuat berbagai upaya tersebut tak membuahkan hasil berarti.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Sassuolo. Hasil ini mengangkat posisi mereka ke papan tengah klasemen Serie A dengan koleksi 49 poin dari 35 pertandingan.
Sementara itu, Milan harus menelan kekalahan ketiga dalam lima laga terakhir. Meski masih bertahan di peringkat ketiga dengan 67 poin, posisi mereka kini semakin terancam oleh Juventus yang terus membayangi dengan selisih poin yang tipis.
Kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi Milan untuk segera menemukan kembali konsistensi performa mereka, terutama menjelang fase akhir musim yang semakin menentukan. (Redaksi)

