Jakarta, 24 Desember 2025 – Rencana ambisius PT Kereta Api Indonesia untuk mengintegrasikan kawasan Stasiun Gambir dengan area Monumen Nasional mendapat sambutan positif dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Rencana integrasi ini dianggap sejalan dengan visi pemerintah untuk mengembangkan ruang publik perkotaan yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal.

Bobby Rasyidin selaku Direktur Utama KAI menjelaskan bahwa integrasi Gambir dengan kawasan Monas akan menciptakan konektivitas spasial yang kuat antara stasiun dengan landmark nasional tersebut. Pengembangan akan mencakup penataan jalur pejalan kaki, ruang terbuka hijau, serta fasilitas publik yang memudahkan akses masyarakat dari stasiun menuju area Medan Merdeka dan sekitarnya.

Teddy menyambut rencana tersebut sebagai langkah progresif dalam mengembangkan Stasiun Gambir tidak hanya sebagai terminal transportasi tetapi juga sebagai bagian integral dari ruang publik kota. Ia menekankan bahwa integrasi dengan kawasan ikonik seperti Monas akan meningkatkan nilai dan fungsi stasiun secara signifikan. Seskab meminta KAI untuk segera merealisasikan rencana ini sebagai bagian dari renovasi menyeluruh yang telah diminta.

KAI berkomitmen untuk mewujudkan rencana integrasi ini secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek teknis, estetika, dan fungsionalitas. Pengembangan akan mencakup penataan area rooftop dengan elemen vegetasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan humanis. Integrasi Gambir dengan Monas diharapkan dapat menjadi model pengembangan kawasan stasiun yang berkelanjutan dan berorientasi pada kualitas ruang publik perkotaan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *