Jakarta, 20 November 2025 – Menjelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Railink telah mematangkan berbagai persiapan untuk memastikan layanan transportasi kereta api tetap lancar dan nyaman. Masa angkutan ini berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dengan prediksi meningkatnya jumlah penumpang yang signifikan.

Dalam upaya menjamin kelancaran operasional, PT Railink aktif berpartisipasi dalam agenda rampchek yang digelar oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Kegiatan ini mencakup pendirian posko angkutan, penyebaran personel di seluruh area operasional, peningkatan pengawasan pelayanan, serta penyiapan sarana transportasi yang handal.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handy Nugroho, menegaskan, “PT Railink berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru, melalui jaminan keamanan dan kenyamanan perjalanan yang optimal.”

Untuk Cabang Yogyakarta, tersedia lima Trainset KRDE yang perawatannya dilakukan di Depo Lokomotif Yogyakarta. Sementara Cabang Medan memiliki empat Trainset KRDE untuk melayani KA Srilelawangsa relasi Medan-Kualanamu-Binjai, dengan perawatan di Depo Railink Medan, serta satu Lokomotif + 10K3 Premium + 1 KP yang dirawat di Divre 1 Medan Sumatera Utara.

Perawatan sarana meliputi pemeriksaan harian (Daily Check/DC) hingga perawatan berkala seperti bulanan (P1, P3, P6, P12) serta tahunan (P24 dan P48) agar semua kereta tetap siap beroperasi selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru.

Di Yogyakarta, seluruh sarana harus siap melayani 50 perjalanan per hari, terdiri dari 24 perjalanan KA Bandara YIA PSO dan 26 perjalanan KA Bandara YIA Ekspres. Sementara di Medan, layanan mencakup 24 perjalanan KA Srilelawangsa relasi Medan-Kualanamu, tiga perjalanan relasi Kualanamu-Binjai-Medan, dan 17 perjalanan relasi Medan-Binjai.

Selain itu, PT Railink menghimbau para penumpang untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal untuk memastikan ketersediaan tempat duduk. Penumpang juga disarankan memilih jadwal keberangkatan KA Bandara dengan waktu cukup sebelum penerbangan, minimal dua jam untuk domestik dan tiga jam untuk internasional. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *