Medan, 7 September 2025 – PT Railink mengajak para penumpang untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api. Insiden pelemparan yang terjadi di lintas Medan–Binjai menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat partisipasi publik dalam mengawasi transportasi.

“Keselamatan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Penumpang bisa menjadi mata dan telinga kami untuk melaporkan jika ada aktivitas mencurigakan atau tindakan berbahaya di sekitar jalur kereta,” kata Porwanto Handry, Manager Humas PT Railink.

Ia menjelaskan bahwa laporan dari masyarakat sangat penting dalam membantu pihaknya melakukan tindakan pencegahan lebih cepat. Kolaborasi dengan publik diharapkan mampu meminimalisir risiko insiden serupa.

Selain itu, Railink menekankan pentingnya kesadaran bahwa pelemparan kereta api adalah tindak pidana serius dengan sanksi hukum yang berat. “Jangan anggap sepele, karena dampaknya bisa fatal terhadap keselamatan,” tegas Porwanto.

Perusahaan juga terus mengedukasi masyarakat melalui berbagai kanal informasi, baik media sosial maupun kampanye langsung di lapangan. Tujuannya agar semakin banyak pihak yang memahami pentingnya menjaga keamanan transportasi publik.

“Kereta api bandara dan Srilelawangsa adalah bagian dari layanan modern yang harus kita jaga bersama. Ini bukan hanya soal transportasi, tetapi juga citra bangsa,” tambahnya.

Dengan mengajak penumpang berperan aktif, Railink berharap tercipta lingkungan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *