15 Mei 2026 – Meski tak lagi menentukan perebutan gelar maupun nasib di papan bawah, duel antara Real Madrid dan Real Oviedo tetap menghadirkan cerita menarik. Di hadapan pendukung sendiri, Los Blancos menunjukkan bahwa motivasi mereka belum padam meski gelar juara Liga Spanyol telah lepas dari genggaman.
Menghadapi tim yang sudah dipastikan terdegradasi, Real Madrid tampil dominan sejak menit awal hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 2-0. Gonzalo Garcia dan Jude Bellingham menjadi aktor utama yang memastikan tiga poin tetap tinggal di Santiago Bernabeu.
Laga lanjutan Liga Spanyol yang berlangsung pada Jumat (15/6/2026) itu memang tidak lagi mengubah peta klasemen kedua tim. Real Madrid telah memastikan diri finis sebagai runner up musim ini setelah kalah bersaing dengan Barcelona dalam perebutan gelar juara.
Sementara itu, Real Oviedo datang ke Madrid dengan status yang jauh lebih berat. Klub tersebut sudah dipastikan terdegradasi dan mengakhiri musim sebagai penghuni dasar klasemen.
Meski pertandingan tidak lagi memiliki pengaruh besar, Real Madrid tetap tampil serius sejak peluit awal dibunyikan.
Tim asuhan Carlo Ancelotti langsung menekan pertahanan lawan dan berupaya menguasai permainan. Tekanan demi tekanan mulai diberikan sejak awal pertandingan.
Peluang pertama hadir melalui Franco Mastantuono. Pemain muda yang dipercaya tampil sejak awal mencoba mengancam lewat tembakan ke arah gawang. Namun kiper Oviedo, Aaron Escandell, masih mampu mengantisipasi peluang tersebut.
Tidak lama berselang, giliran Trent Alexander-Arnold yang mencoba peruntungannya. Bek yang terkenal memiliki kemampuan tendangan jarak jauh itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-20.
Bola sempat mengarah ke gawang, namun masih melenceng tipis di sisi mistar.
Serangan Real Madrid terus berlanjut. Brahim Diaz juga ikut menguji ketangguhan Aaron Escandell lewat percobaan dari luar area penalti. Lagi-lagi penjaga gawang tim tamu tampil sigap mengamankan situasi.
Dominasi Los Blancos akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum.
Gol pembuka lahir pada menit ke-44 setelah Madrid menerapkan pressing tinggi di area pertahanan lawan. Strategi tersebut berhasil memutus aliran bola Real Oviedo dan menciptakan peluang berbahaya.
Brahim Diaz yang sukses merebut momentum kemudian mengirimkan umpan matang ke Gonzalo Garcia di dalam kotak penalti. Tanpa membuang kesempatan, Garcia melepaskan sepakan terarah ke sudut gawang yang gagal dijangkau Escandell.
Gol tersebut membuat Santiago Bernabeu bergemuruh dan mengantarkan Madrid unggul 1-0 hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Madrid tidak menurunkan intensitas permainan. Mereka tetap tampil menyerang dan berusaha menambah keunggulan.
Aaron Escandell kembali menjadi sosok penting bagi Real Oviedo. Kiper tim tamu itu harus bekerja keras menyelamatkan gawangnya dari berbagai peluang yang terus berdatangan.
Pada menit ke-57, Alvaro Carreas nyaris menggandakan keunggulan Madrid. Namun Escandell kembali menunjukkan refleks cepatnya untuk menggagalkan peluang tersebut.
Kylian Mbappe juga mendapat kesempatan emas pada menit ke-76. Penyerang asal Prancis itu mencoba menyelesaikan serangan melalui tembakan di dalam kotak penalti, tetapi bola berhasil diblok pemain bertahan lawan.
Gol kedua yang ditunggu Madrid akhirnya hadir sepuluh menit menjelang waktu normal berakhir.
Jude Bellingham menunjukkan kualitas individunya melalui aksi menembus pertahanan lawan. Gelandang asal Inggris itu bergerak masuk ke kotak penalti sebelum melepaskan sepakan mendatar yang tak mampu dihentikan Aaron Escandell.
Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan Real Madrid.
Real Oviedo sempat berupaya membalas melalui peluang yang diciptakan Haissem Hassan. Tembakan keras yang dilepaskannya memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang.
Kiper asal Belgia itu terbang menepis bola dan memastikan gawang Madrid tetap aman hingga peluit panjang dibunyikan.
Hingga pertandingan berakhir, skor 2-0 tidak berubah.
Kemenangan ini membuat Real Madrid menutup pertandingan dengan koleksi 80 poin di posisi kedua klasemen Liga Spanyol. Sementara Real Oviedo harus puas berada di dasar klasemen dengan 29 poin.
Walau hasil pertandingan tidak lagi menentukan nasib kedua tim, Real Madrid tetap menunjukkan mentalitas klub besar. Sementara bagi Oviedo, laga ini menjadi gambaran sulitnya perjalanan mereka musim ini yang berakhir dengan degradasi. (Redaksi)

