Jakarta, 8 September 2025 – Stasiun Madiun menegaskan perannya sebagai pintu gerbang utama transportasi kereta api di wilayah Madiun dan sekitarnya selama libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dengan melayani 25.070 penumpang naik dan turun, stasiun ini membuktikan posisi strategisnya sebagai hub transportasi yang sangat diandalkan masyarakat untuk memulai maupun mengakhiri perjalanan mereka ke berbagai destinasi di Indonesia.

Fungsi vital sebagai pintu gerbang utama tercermin dari dominasi Stasiun Madiun dalam melayani penumpang di tengah lonjakan okupansi yang luar biasa. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat total okupansi keberangkatan 35.101 penumpang dengan kenaikan 25 persen dan okupansi kedatangan 33.904 penumpang dengan peningkatan 32 persen dibandingkan periode sebelumnya, menunjukkan intensitas tinggi aktivitas transportasi.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menekankan pentingnya peran strategis stasiun tersebut. “Kami bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat yang telah menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi selama libur panjang ini. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujarnya, menggarisbawahi komitmen untuk memperkuat fungsi stasiun sebagai gerbang transportasi.

Untuk mendukung fungsi optimalnya sebagai pintu gerbang utama, Stasiun Madiun dilengkapi dengan berbagai fasilitas inovatif termasuk pojok baca dan co-working space gratis. Dengan berakhirnya masa libur panjang, Daop 7 Madiun berkomitmen terus mengembangkan Stasiun Madiun sebagai pintu gerbang yang semakin modern dan nyaman, dengan mengutamakan standar keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu dalam melayani masyarakat.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *