Jakarta, 25 November 2025 – Kejadian mengharukan terjadi di dunia perkeretaapian Indonesia saat seorang petugas berhasil mengembalikan barang berharga penumpang. Diki Setiawan, petugas On Trip Cleaning dari KAI Services, menemukan dan mengembalikan tas berisi uang Rp16,35 juta, dompet, serta logam mulia yang tertinggal di KA Putri Deli. Penemuan ini terjadi ketika kereta sudah sampai di Stasiun Tanjung Balai, Sumatera Utara pada Jumat, 21 November.

Penemuan tas terjadi saat Diki sedang menjalankan tugas rutinnya melakukan penyapuan dan pengumpulan sampah di seluruh gerbong kereta. Ketika sampai di area kursi 6D–6E gerbong Ekonomi 2, ia menemukan sebuah tas wanita yang masih tergeletak di rak bagasi. Dengan penuh tanggung jawab, Diki tidak membiarkan tas tersebut tetap berada di tempat itu, melainkan langsung mengambilnya dan menyerahkan kepada petugas keamanan yang sedang bertugas di stasiun untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Petugas PAM Walka kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tas temuan untuk memastikan identitas pemilik dan kelengkapan isinya. Bersamaan dengan itu, penumpang yang kehilangan tas datang kembali ke area rangkaian kereta dengan diantar oleh petugas keamanan KAI Services. Pengecekan dilakukan secara bersama-sama dengan transparan, dan hasil pemeriksaan membuktikan bahwa tidak ada satu pun barang yang hilang atau berkurang dari tas tersebut, sehingga dapat langsung diserahkan kepada pemiliknya dengan aman.

Nyoman Suardhita, Manager Corporate Communication KAI Services, mengapresiasi dedikasi Diki dalam menjaga kepercayaan penumpang. “KAI Services sangat menghargai sikap Mas Diki yang dengan sigap dan jujur melaporkan barang temuan kepada petugas keamanan. Apalagi, tas tersebut berisi uang dalam jumlah besar serta logam mulia. Tindakan ini menjadi contoh nyata integritas petugas OTC dalam menjaga kepercayaan pelanggan,” ungkapnya pada Selasa, 25 November. Peristiwa ini menunjukkan bahwa KAI Services serius dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi kejujuran dan profesionalisme.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *