Jakarta, 07 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mencatat pertumbuhan signifikan dalam jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang menggunakan layanan kereta api sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Dengan total 601.960 wisman, angka ini meningkat 4,8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan berkelas bagi wisatawan dunia.
Dalam tiga tahun terakhir, peningkatan jumlah wisman juga terlihat konsisten. Dibandingkan dengan 2022 yang hanya mencatat 238.609 wisman, kini terjadi lompatan hampir tiga kali lipat. Perubahan ini menjadi bukti kuat bahwa KAI telah meningkatkan standar layanan sehingga mampu menarik perhatian turis global.
Stasiun Yogyakarta terus menjadi favorit wisatawan asing dengan total 114.085 wisman. Disusul Stasiun Gambir yang mencatat 98.630 wisman, serta Stasiun Bandung dengan 61.204 wisman. Angka ini menunjukkan bahwa konektivitas kereta api mendukung banyak pusat wisata di berbagai daerah.
Selain Jawa, Sumatera juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Stasiun Medan melayani 6.183 wisman, sementara Tebing Tinggi serta Rantau Prapat juga mengalami lonjakan yang signifikan. Hal ini membuktikan bahwa ekosistem wisata berbasis rel semakin merata di berbagai wilayah.
Peningkatan jumlah wisatawan ini tidak terlepas dari modernisasi layanan KAI yang terus ditingkatkan, mulai dari digitalisasi pembelian tiket, perbaikan fasilitas stasiun, hingga peningkatan keamanan dan kenyamanan di dalam kereta.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa pertumbuhan wisman merupakan bentuk kepercayaan dunia terhadap layanan KAI.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dan terus menjaga kualitas, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan agar para wisatawan merasa puas dan kembali menggunakan kereta api untuk perjalanan mereka,” ujarnya.
Keberhasilan ini juga berdampak langsung terhadap ekonomi kreatif di berbagai daerah. Pelaku usaha lokal, hotel, restoran, hingga transportasi lanjutan merasakan manfaat dari meningkatnya mobilitas wisatawan.
Dengan tren pertumbuhan yang stabil, KAI bertekad terus memperkuat perannya sebagai penggerak pariwisata nasional dan menjadikan perjalanan menggunakan kereta api sebagai pengalaman utama yang dicari wisatawan dunia. (Redaksi)

