Jakarta, 27 Desember 2025 – Perjalanan wisata domestik mengalami peningkatan signifikan melalui kereta api pasca Natal sampai Tahun Baru. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa mayoritas dari 234.600 pelanggan pada 26 Desember 2025 melakukan perjalanan wisata ke berbagai destinasi di Indonesia. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan wisata domestik menunjukkan tren positif pemulihan industri pariwisata nasional setelah pandemi. Kereta api berperan penting dalam mendorong pertumbuhan wisata domestik dengan menyediakan akses yang mudah, terjangkau, dan nyaman ke berbagai destinasi wisata unggulan Indonesia dari Sabang sampai Merauke meski saat ini jaringan kereta api masih terkonsentrasi di Jawa dan sebagian Sumatera serta Sulawesi.

Peningkatan wisata domestik terlihat dari tingginya volume pelanggan di stasiun-stasiun kota wisata seperti Yogyakarta dengan 182.916 pelanggan, Bandung dengan 101.629 pelanggan, dan kota-kota wisata lainnya. Anne menjelaskan bahwa kereta api tidak hanya berfungsi sebagai transportasi tetapi juga memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan dengan pemandangan indah sepanjang perjalanan. “Pergerakan setelah Natal menunjukkan masyarakat masih melanjutkan perjalanan liburan maupun aktivitas lainnya. Kereta api berperan menjaga kelancaran mobilitas serta mendukung pergerakan wisata dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujarnya.

Peningkatan wisata domestik lewat kereta api memberikan dampak ekonomi yang luas bagi destinasi wisata dan masyarakat lokal. Dengan melayani lebih dari 13 juta pelanggan selama periode 18-26 Desember 2025, KAI Group telah memfasilitasi jutaan perjalanan wisata yang berkontribusi terhadap pemulihan sektor pariwisata. KAI terus mengembangkan produk wisata berbasis kereta api dengan menambah destinasi dan meningkatkan kualitas layanan. Peningkatan perjalanan wisata domestik lewat kereta api sampai Tahun Baru menunjukkan potensi besar transportasi dalam mendukung visi Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *