Jakarta, 19 Desember 2025 – Peran aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang jalur kereta api.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa meskipun infrastruktur terus ditingkatkan, keselamatan tidak akan optimal tanpa dukungan perilaku tertib pengguna jalan.

“Perlintasan sebidang adalah ruang berbagi antara perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Keselamatan di titik ini akan terjaga optimal ketika infrastruktur yang memadai berjalan seiring dengan disiplin dan kewaspadaan masyarakat,” ujar Anne.

KAI secara konsisten melakukan penataan perlintasan sebidang, termasuk penutupan perlintasan berisiko dan peningkatan pengamanan.

Sepanjang Januari hingga November 2025, KAI menutup 193 perlintasan sebidang sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko.

Upaya tersebut menurunkan jumlah perlintasan sebidang nasional menjadi 3.703 titik.

Pada periode yang sama, jumlah perlintasan yang dijaga meningkat menjadi 1.864 titik.

Sementara perlintasan yang belum dijaga berkurang menjadi 912 titik.

KAI juga mengidentifikasi 1.638 perlintasan sebidang yang membutuhkan peningkatan keselamatan secara bertahap.

Anne menegaskan bahwa kepedulian masyarakat merupakan elemen penting keselamatan perlintasan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *