9 Mei 2026 – Sesi practice MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans berlangsung penuh drama dan kejutan. Johann Zarco tampil sebagai pembalap tercepat di hadapan publik tuan rumah, sementara Marc Marquez justru mengalami hasil mengecewakan setelah gagal menembus posisi 10 besar yang menjadi syarat lolos langsung ke Q2.
Persaingan ketat sudah langsung terasa sejak awal sesi dimulai. Hampir seluruh pembalap tampil agresif untuk mencari catatan waktu terbaik di lintasan yang terkenal teknikal tersebut. Selain duel waktu yang berlangsung sengit, beberapa insiden kecelakaan juga mewarnai jalannya practice.
Baru lima menit sesi berjalan, Jorge Martin mengalami crash di Tikungan 9. Pembalap Aprilia Factory itu mengalami lowside ketika mencoba meningkatkan kecepatannya. Beruntung, Martin masih bisa bangkit dan kembali ke paddock untuk melanjutkan sesi.
Di tengah situasi itu, Pedro Acosta sempat mencuri perhatian dengan tampil sangat cepat bersama Red Bull KTM. Rookie sensasional tersebut mencatatkan waktu 1 menit 30,792 detik dan memimpin jalannya sesi pada fase awal practice.
Penampilan Acosta cukup konsisten selama sekitar 15 menit pertama. Ia bahkan mampu mengungguli sejumlah nama besar seperti Francesco Bagnaia, Joan Mir, hingga Marco Bezzecchi.
Namun, intensitas persaingan di Le Mans membuat banyak pembalap harus mengambil risiko besar. Fermin Aldeguer menjadi salah satu korban berikutnya setelah terjatuh di Tikungan 4. Pembalap BK8 Gresini Ducati itu sempat terlihat terpincang saat meninggalkan area gravel.
Tidak lama kemudian, Fabio Di Giannantonio berhasil mengambil alih posisi teratas. Pembalap Pertamina VR46 Ducati tersebut mencatat waktu 1 menit 30,739 detik dan mulai memanaskan persaingan di papan atas.
Sesi semakin menegangkan ketika waktu memasuki 11 menit terakhir. Pedro Acosta yang sebelumnya tampil dominan justru mengalami crash saat mencoba melewati tikungan cepat. Motor KTM miliknya tergelincir dan masuk ke area gravel, membuat peluangnya mempertahankan posisi terdepan sirna.
Sementara itu, perhatian besar tertuju kepada Marc Marquez yang sempat kesulitan sepanjang sesi. Juara dunia delapan kali tersebut bahkan sempat tercecer di posisi ke-18 dan kesulitan menemukan ritme terbaiknya di Le Mans.
Memasuki menit-menit akhir, Marquez sempat memperbaiki catatan waktunya secara drastis dan naik hingga posisi ketiga. Performa itu sempat memberi harapan bahwa pembalap Ducati Lenovo tersebut akan lolos langsung ke Q2.
Namun, situasi berubah sangat cepat di detik-detik terakhir practice. Sejumlah pembalap berhasil mempertajam waktu mereka sehingga Marc Marquez kembali melorot keluar dari posisi 10 besar.
Ketika sesi berakhir, Marquez harus puas finis di posisi ke-13. Hasil tersebut membuatnya gagal mendapatkan tiket otomatis ke Q2 dan harus berjuang lebih dulu melalui Q1 pada sesi kualifikasi berikutnya.
Di sisi lain, Johann Zarco tampil sebagai pembalap tercepat sekaligus menjadi sorotan utama di hadapan pendukung tuan rumah. Rider Castrol Honda LCR itu sukses mencatatkan waktu terbaik 1 menit 29,907 detik pada penghujung sesi.
Catatan waktu tersebut membuat Zarco berhasil mengungguli Fabio Di Giannantonio yang finis di posisi kedua. Francesco Bagnaia melengkapi tiga besar setelah menunjukkan performa konsisten bersama Ducati Lenovo.
Alex Marquez dan Joan Mir juga tampil kompetitif dengan menempati posisi lima besar. Jorge Martin tetap mampu bertahan di posisi enam meski sempat mengalami crash di awal sesi.
Sementara itu, Pedro Acosta yang sempat memimpin practice harus puas menutup sesi di posisi ke-10 setelah insiden kecelakaan yang dialaminya.
Hasil practice MotoGP Prancis 2026:
1. Johann Zarco
2. Fabio Di Giannantonio
3. Francesco Bagnaia
4. Alex Marquez
5. Joan Mir
6. Jorge Martin
7. Marco Bezzecchi
8. Alex Rins
9. Ai Ogura
10. Pedro Acosta
Marc Marquez sendiri harus memulai perjuangannya dari Q1 setelah hanya menempati posisi ke-13. Situasi ini membuat tantangan pembalap asal Spanyol tersebut semakin berat karena harus bersaing ketat demi merebut tiket menuju Q2.
Hasil practice di Le Mans juga memperlihatkan betapa ketatnya persaingan MotoGP musim 2026. Tidak ada pembalap yang benar-benar dominan, sementara selisih waktu antar rider sangat tipis.
Dengan performa Johann Zarco yang semakin kompetitif bersama Honda serta konsistensi para pembalap Ducati dan KTM, sesi kualifikasi dan balapan utama diprediksi akan berlangsung semakin sengit. (Redaksi)

