Jakarta, 24 Agustus 2025 – Kini pelanggan kereta api tak perlu lagi repot membeli air minum kemasan saat berada di stasiun. PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menghadirkan layanan water station di berbagai titik strategis stasiun, yang memungkinkan penumpang untuk mengisi ulang air minum secara gratis dengan membawa tumbler pribadi.

Fasilitas ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pelanggan sekaligus mendukung tren gaya hidup ramah lingkungan. Dengan adanya layanan ini, pelanggan dapat lebih hemat sekaligus berkontribusi mengurangi sampah plastik sekali pakai yang selama ini mendominasi area publik.

“Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat. Dengan membawa tumbler, pelanggan tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

KAI menempatkan water station di sejumlah stasiun besar agar mudah dijangkau pelanggan. Setiap unit water station dilengkapi sistem penyaringan modern untuk memastikan air tetap higienis dan layak konsumsi.

Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam mengurangi limbah plastik dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Kehadiran water station diharapkan menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat, terutama pengguna transportasi publik.

Selain itu, KAI menilai tumbler bukan hanya sekadar wadah air, tetapi juga simbol kepedulian terhadap lingkungan. “Gerakan kecil ini punya dampak besar jika dilakukan bersama-sama,” tambah Joni.

Dengan adanya layanan ini, perjalanan menggunakan kereta api semakin nyaman, sehat, hemat, dan berwawasan lingkungan. (Redaksi)

 

Jakarta, 24 Agustus 2025 – Kini pelanggan kereta api tak perlu lagi repot membeli air minum kemasan saat berada di stasiun. PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menghadirkan layanan water station di berbagai titik strategis stasiun, yang memungkinkan penumpang untuk mengisi ulang air minum secara gratis dengan membawa tumbler pribadi.

Fasilitas ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pelanggan sekaligus mendukung tren gaya hidup ramah lingkungan. Dengan adanya layanan ini, pelanggan dapat lebih hemat sekaligus berkontribusi mengurangi sampah plastik sekali pakai yang selama ini mendominasi area publik.

“Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat. Dengan membawa tumbler, pelanggan tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

KAI menempatkan water station di sejumlah stasiun besar agar mudah dijangkau pelanggan. Setiap unit water station dilengkapi sistem penyaringan modern untuk memastikan air tetap higienis dan layak konsumsi.

Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam mengurangi limbah plastik dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Kehadiran water station diharapkan menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat, terutama pengguna transportasi publik.

Selain itu, KAI menilai tumbler bukan hanya sekadar wadah air, tetapi juga simbol kepedulian terhadap lingkungan. “Gerakan kecil ini punya dampak besar jika dilakukan bersama-sama,” tambah Joni.

Dengan adanya layanan ini, perjalanan menggunakan kereta api semakin nyaman, sehat, hemat, dan berwawasan lingkungan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *