Jakarta, 22 Desember 2025 – Ketulusan dalam melayani menjadi nilai yang sangat ditekankan KAI Services dalam mempersiapkan frontliner menghadapi periode Nataru 2025. Unit Hospitality perusahaan menggelar pelatihan yang tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga membangun karakter pelayanan yang berasal dari hati.
Program ini mengajarkan bahwa hospitality sejati bukan hanya tentang senyum dan keramahan, melainkan tentang empati dan kepedulian terhadap kebutuhan penumpang. Para prama dan prami dilatih untuk menempatkan diri pada posisi penumpang, memahami kelelahan perjalanan, dan mengantisipasi apa yang mungkin dibutuhkan tanpa harus diminta. Pendekatan humanis ini diharapkan dapat menciptakan ikatan emosional antara petugas dan penumpang.
Berbagai skenario pelayanan disimulasikan dalam pelatihan, mulai dari membantu ibu dengan anak kecil hingga mengasistensi lansia yang kesulitan membawa barang bawaan. Petugas juga diajarkan tentang pentingnya ucapan terima kasih yang tulus saat penumpang turun di stasiun tujuan, sebagai penutup yang berkesan dari perjalanan mereka. Detail kecil seperti ini dipercaya dapat meningkatkan loyalitas pelanggan secara signifikan.
“Sebelum memberikan pelayanan di lapangan, kami membekali seluruh frontliner KAI Services dengan berbagai materi hospitality agar saat bertugas mereka memiliki keterampilan dan standar pelayanan yang baik sehingga dapat memberikan pelayanan dengan hati kepada para pelanggan KAI Services,” ujar Nyoman Suardhita, Manager Corporate Communication KAI Services. Filosofi pelayanan dengan hati ini menjadi pembeda utama KAI Services dalam industri transportasi nasional.
(Redaksi)

