Jakarta, 14 November 2025 – Peningkatan volume pelanggan KA Joglosemarkerto menjadi cerminan keberhasilan layanan ini dalam mendukung mobilitas serta pariwisata di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, sebanyak 1.108.088 pelanggan memanfaatkan layanan ini, menunjukkan peningkatan 23,25% dari tahun sebelumnya. Capaian ini semakin memperkuat posisi kereta api ini sebagai pilihan utama untuk konektivitas regional.
KA Joglosemarkerto menawarkan relasi perjalanan memutar (loopline) yang unik, melingkari kota-kota penting: Solo, Yogyakarta, Purwokerto, dan Semarang. Pola perjalanan ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi pelanggan, memungkinkan mereka untuk dengan mudah mengakses berbagai titik aktivitas dan destinasi wisata yang ada di sepanjang jalur. Efisiensi waktu dan kenyamanan perjalanan menjadi nilai jual utama yang menarik minat masyarakat.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa KAI melihat perkembangan positif pada minat perjalanan berbasis wisata yang memanfaatkan jalur kereta api. Rute Joglosemarkerto yang melintasi Kota Lama Semarang, pusat kuliner Tegal, hingga kawasan budaya Solo dan Yogyakarta, menjadikan layanan ini mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lengkap. “KA Joglosemarkerto memperlihatkan bagaimana layanan kereta api mampu menghadirkan perjalanan yang efisien dan memberi ruang bagi pelanggan untuk menjelajahi berbagai kota dalam satu rangkaian,” tutup Anne.
Layanan ini didukung oleh frekuensi perjalanan yang teratur, dengan total empat perjalanan setiap hari. Jadwal yang terjamin dan konektivitas yang baik menjadikan Joglosemarkerto relevan untuk berbagai keperluan, mulai dari mobilitas harian pekerja dan pelajar, hingga perjalanan eksplorasi oleh wisatawan. KAI berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas layanan dengan menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. (Redaksi)

