Jakarta, 27 Desember 2025 – Kelas Luxury kereta api yang dikenal dengan fasilitas eksklusif dan layanan premium kini menjadi lebih terjangkau selama periode Nataru 2025/2026 berkat diskon 25 persen yang ditawarkan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Pemerintah melalui KAI mendemokratisasi akses terhadap pengalaman perjalanan mewah, memastikan bahwa keterjangkauan transportasi tidak hanya terbatas pada kelas ekonomi tetapi juga mencakup segmen premium, memberikan kesempatan bagi masyarakat kelas menengah untuk merasakan kemewahan yang selama ini dianggap eksklusif dan tidak terjangkau.
Program diskon Luxury Class berlaku untuk pembelian tiket 25-31 Desember 2025 dengan keberangkatan 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, mencakup 252 perjalanan kereta api jarak jauh. Diskon 25 persen untuk kelas yang menawarkan privacy, kursi reclining, makanan premium, dan amenities eksklusif memberikan value proposition menarik bagi penumpang yang menginginkan comfort tinggi namun tetap mempertimbangkan budget. Hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, kereta jarak jauh secara keseluruhan mencatat okupansi sangat tinggi 99,4 persen.
Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menjelaskan bahwa program ini memperluas definisi keterjangkauan. “Melalui KAI, pemerintah berupaya menjaga keterjangkauan transportasi selama Nataru agar masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman. Mobilitas yang terjaga ini juga mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” katanya. Diskon Luxury Class memungkinkan masyarakat yang biasanya memilih kelas Eksekutif untuk upgrade dengan selisih harga yang minimal, menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.
Total penjualan tiket Nataru mencapai 3.251.764 dari 3.506.104 kursi untuk periode 18 Desember 2025-4 Januari 2026. Kereta jarak jauh menjual 2.744.263 tiket dengan okupansi 99,4 persen. Program diskon ekonomi menjual 1.139.481 dari 1.509.080 tiket. Ketersediaan diskon untuk Luxury Class ini membuktikan bahwa keterjangkauan transportasi dapat inklusif untuk semua segmen, dari budget hingga luxury travelers.
(Redaksi)

