Jakarta, 12 September 2025 – Layanan KA PSO KAI yang bersubsidi membuka kesempatan yang sama bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bergerak, bekerja, dan mengakses layanan pendidikan maupun kesehatan. Hingga Agustus 2025, tercatat 11.778.195 pelanggan menggunakan layanan ini.
Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menegaskan bahwa KA PSO memberi akses transportasi yang adil bagi semua kalangan.
“KA PSO adalah amanah pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) kepada KAI untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap terjangkau, aman, dan tepat waktu. Peningkatan pelanggan ini menandakan bahwa manfaat layanan PSO juga semakin dirasakan,” ujar Anne.
KA Jarak Jauh PSO digunakan 7.604.464 pelanggan, sementara KA Lokal PSO 4.173.731 pelanggan, mendukung perjalanan rutin harian.
Anne menegaskan layanan PSO adalah wujud Bakti Transportasi untuk Negeri, selaras dengan Hari Perhubungan Nasional 2025.
“Kereta api PSO adalah sarana perjalanan sekaligus jalur kehidupan yang membuka akses pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat bergerak maju bersama,” jelasnya.
Total pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal mencapai 37.152.347 orang, memperlihatkan peran strategis KAI dalam mobilitas nasional.
Tiket bersubsidi memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa produktif, sambil mengurangi kemacetan dan emisi karbon.
“Transportasi publik yang andal adalah fondasi pembangunan negeri. Melalui layanan PSO, Kemenhub dan KAI ikut menghadirkan kesempatan yang sama bagi semua orang untuk bergerak, terhubung, dan berkembang. Itulah makna bakti kami untuk negeri ini,” tutup Anne. (Redaksi)

