Semarang, 7 Desember 2025 – Kereta api kembali menjadi pilihan transportasi lintas kota bagi tokoh masyarakat. Kali ini, Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Uskup Agung Jakarta, melakukan perjalanan pulang pergi Jakarta–Semarang menggunakan layanan kereta api milik PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Kardinal Suharyo berangkat dari Jakarta menuju Semarang pada Jumat (5/12) dengan menggunakan KA Argo Sindoro. Setelah menjalani rangkaian agenda, ia kembali ke Jakarta pada Minggu (7/12) pagi menggunakan kereta yang sama. Selama perjalanan tersebut, pelayanan kepada penumpang berjalan sesuai dengan standar dan prosedur yang berlaku bagi seluruh pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa menjelang perayaan Natal, mobilitas masyarakat cenderung mengalami peningkatan, termasuk di antaranya para pemimpin umat yang memiliki agenda pelayanan di berbagai daerah.

“Pemilihan kereta api sebagai moda perjalanan menunjukkan bahwa layanan KA tetap menjadi pilihan karena kenyamanan, ketepatan waktu, serta keandalannya terutama pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 nantinya,” kata Franoto.

Dalam kesempatan tersebut, Kardinal Suharyo juga membagikan pengalamannya menggunakan kereta api yang telah berlangsung sejak masa kecil. Menurutnya, kereta api merupakan moda transportasi yang paling dapat diandalkan untuk perjalanan di Pulau Jawa.

“Saya merasa bepergian di Pulau Jawa paling nyaman itu menggunakan kereta api. Selain itu, transportasi yang paling tepat waktu itu kereta api. Saya mengenal kereta api sejak saya kelas 4 sekolah rakyat tahun ’58. Saya punya rumah di desa dan sekolah ke kota menggunakan KA. (Dengan naik KA) Saya berangkat sekolah bisa tepat waktu dan dapat diandalkan. Saya sungguh-sungguh menikmati perjalanan kereta,” ungkapnya.

Selain menyoroti kenyamanan dan ketepatan waktu, Kardinal Suharyo turut mengapresiasi upaya KAI dalam menghadirkan inovasi yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan. Ia menilai informasi terkait emisi karbon pada tiket kereta api sebagai langkah edukatif yang bernilai positif.

“Harapannya KAI dapat mempertahankan semua yang sudah bagus supaya dirawat dan terus berinovasi. Saya tertarik dengan yang tertulis pada tiket ini, bahwa naik kereta api menghasilkan emisi CO₂ lebih kecil dibanding mobil dan pesawat. Itu usaha yang sangat istimewa dari KAI untuk ikut menjaga lingkungan hidup. Kreativitas seperti itu patut dihargai,” kata Kardinal Suharyo.

Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Kardinal Suharyo juga menyampaikan dukungan moril kepada seluruh insan perkeretaapian yang terlibat dalam pelayanan perjalanan kereta api.

“Selamat melayani untuk para pegawai kereta api yang terlibat dalam perjalanan KA. Semoga senantiasa diberikan kelancaran dan keselamatan,” tambah Kardinal Suharyo.

Sementara itu, Franoto Wibowo menegaskan komitmen KAI untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa, termasuk tokoh masyarakat yang mempercayakan mobilitasnya kepada kereta api.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. KAI terus menjalankan pelayanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” ujar Franoto. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *