Jakarta, 21 September 2025 – Kemampuan Stasiun Ketapang dalam menangani hingga 24.000 penumpang pada puncak liburan menunjukkan kapasitas konektivitas yang luar biasa dari PT Kereta Api Indonesia (Persero). Angka fantastis ini merepresentasikan peningkatan dramatis dari kapasitas harian normal sebesar 1.000-1.500 penumpang, membuktikan fleksibilitas dan kesiapan infrastruktur stasiun dalam menghadapi lonjakan permintaan transportasi pada momen-momen khusus.
Fenomena 24.000 penumpang pada puncak liburan, khususnya saat Lebaran, menggambarkan peran vital Stasiun Ketapang dalam melayani mobilitas masyarakat Indonesia. Angka ini tidak hanya mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI, tetapi juga menunjukkan efektivitas sistem transportasi terpadu yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali dan Nusa Tenggara. Peningkatan hingga 16 kali lipat dari kapasitas normal memerlukan koordinasi operasional yang sangat ketat dan profesional.
Penanganan 24.000 penumpang memerlukan sistem manajemen yang canggih dan terintegrasi. Mulai dari pengaturan jadwal kereta yang lebih intensif, koordinasi dengan pihak pelabuhan untuk sinkronisasi jadwal kapal feri, hingga penyediaan fasilitas pendukung yang memadai seperti ruang tunggu, toilet, dan area parkir. Semua aspek operasional harus bekerja secara sinergis untuk memastikan kelancaran perjalanan ribuan penumpang.
VP Public Relations KAI, Anne Purba, menekankan komitmen dalam melayani lonjakan penumpang. “Dengan adanya integrasi ini, mobilitas masyarakat, terutama yang berasal dari Bali dan Nusa Tenggara, menjadi lebih lancar dan efisien,” ungkapnya. Kemampuan menangani 24.000 penumpang ini akan terus dioptimalkan melalui pengembangan infrastruktur seperti jembatan penyeberangan dan pemanfaatan teknologi digital untuk memastikan pengalaman perjalanan yang optimal bahkan pada saat puncak liburan.
(Redaksi)

