Jakarta, 7 Desember 2025 – Untuk semakin memudahkan perjalanan komuter di kawasan perkotaan, KAI memperkuat layanan pendukung first–last mile yang menghubungkan pengguna menuju stasiun dan sebaliknya. Upaya ini dilakukan melalui penambahan fasilitas, peningkatan integrasi antarmoda, serta penyediaan area khusus yang lebih nyaman.
KAI menilai bahwa mobilitas masyarakat modern membutuhkan layanan yang cepat dan terstruktur hingga ke titik akhir perjalanan. Oleh karena itu, perusahaan menyiapkan berbagai moda pendukung seperti shuttle, sepeda gratis, hingga fasilitas pejalan kaki yang lebih aman.
Menurut KAI, peningkatan konektivitas dilakukan untuk mempercepat waktu tempuh penumpang, sekaligus mendukung alur perjalanan yang lebih tertib. Dengan fasilitas yang menyatu dengan stasiun, masyarakat tidak perlu melakukan perpindahan yang jauh.
Sejumlah stasiun besar mencatat peningkatan penggunaan fasilitas komuter, terutama pada jam kerja. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran layanan first–last mile sangat membantu pencapaian efisiensi perjalanan harian.
KAI juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan layanan angkutan lanjutan, termasuk penataan halte dan jalur pedestrian. Langkah ini dilakukan agar integrasi transportasi semakin kuat.
Selain itu, keamanan jalur pejalan kaki turut ditingkatkan dengan penambahan CCTV, pencahayaan, dan jalur khusus difabel. Fasilitas ini memberi kenyamanan lebih kepada masyarakat yang setiap hari mengakses stasiun.
KAI menambahkan bahwa layanan pendukung ini menjadi bagian penting dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi. Sistem transportasi massal dinilai lebih efisien bila dihubungkan dengan moda lanjutan yang mudah dijangkau.
Ke depan, perusahaan berencana memperluas konsep integrasi hingga ke kawasan hunian dan pusat perkantoran untuk mengoptimalkan mobilitas komuter. Dengan layanan yang semakin terhubung, perjalanan masyarakat di perkotaan diharapkan semakin praktis. (Redaksi)

