Jakarta, 8 November 2025 – Blambangan Ekspres semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu moda transportasi utama yang menghubungkan berbagai wilayah di Pulau Jawa. Dengan rute panjang yang melintasi empat provinsi, kereta ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat sekaligus akses penghubung penting bagi berbagai aktivitas ekonomi.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengungkapkan bahwa layanan tersebut mencatat 446.122 pelanggan pada periode Januari–Oktober 2025. Jumlah ini naik 30,21 persen dari tahun sebelumnya, menandakan tingginya permintaan transportasi antarkota yang efisien.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa peran Blambangan Ekspres bukan sekadar penyedia layanan transportasi jarak jauh, tetapi menjadi jembatan antarwilayah di Pulau Jawa.
“Blambangan Ekspres memiliki karakter kuat sebagai penghubung utama antarwilayah Pulau Jawa, sekaligus menjadi pilihan masyarakat yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi perjalanan,” ujar Anne.
Dengan jarak tempuh 1.031 kilometer, kereta ini melintasi kota-kota penting seperti Surabaya, Semarang, Cirebon, dan Jakarta. Perjalanan panjang tersebut memberikan dampak positif dalam memperkuat interaksi sosial, bisnis, dan pemerataan pembangunan wilayah.
Dalam operasional hariannya, Blambangan Ekspres berhenti di 29 stasiun dan melewati total 19 daerah administrasi. Kehadiran layanan ini memberikan ruang mobilitas yang lebih luas bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perjalanan jarak jauh yang andal.
Kelas eksekutif dan ekonomi New Generation yang tersedia dalam satu rangkaian berkapasitas 394 pelanggan memberi kenyamanan yang membuat perjalanan jarak jauh tidak lagi melelahkan. Fasilitas seperti kursi revolving hingga captain seat ergonomis turut meningkatkan pengalaman perjalanan.
Anne menambahkan bahwa kontribusi Blambangan Ekspres sangat terasa dari sisi konektivitas dan pemerataan akses. “Layanan seperti Blambangan Ekspres membuka peluang ekonomi baru bagi wilayah yang dilalui serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat di sekitar jalur kereta api,” jelasnya.
KAI memastikan akan terus menjaga layanan agar jembatan mobilitas ini tetap berfungsi optimal bagi masyarakat. “Setiap perjalanan membawa manfaat bagi banyak orang mulai dari pelanggan, pelaku UMKM, hingga destinasi wisata di sepanjang lintasan. KAI berkomitmen menjaga kualitas layanan agar perjalanan kereta api selalu memberi nilai tambah bagi masyarakat,” tutup Anne. (Redaksi)

