Jakarta, 22 Agustus 2025 – Dengan perasaan yang sangat berduka, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas dua peristiwa kecelakaan yang terjadi di area perlintasan sebidang Divre II Sumatera Barat pada hari Kamis kemarin. Tragedi ini telah mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka yang sangat disesalkan.
Pihak KAI menyatakan ikut merasakan kesedihan yang mendalam atas kehilangan yang dialami para keluarga korban. Perusahaan mengakui bahwa tidak ada kata-kata yang memadai untuk menggambarkan rasa duka yang dirasakan. Seluruh jajaran KAI menyampaikan permohonan maaf dan rasa simpati yang tulus atas dampak yang ditimbulkan dari kejadian ini.
Menurut Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, keselamatan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perusahaan. Kejadian seperti ini menjadi refleksi bahwa masih banyak aspek yang harus diperbaiki bersama-sama. “Kami terus berupaya melakukan edukasi dan sosialisasi keselamatan di perlintasan, kami tetap sadar bahwa perubahan harus terus dilakukan bersama,” tegas Anne.
Perusahaan kereta api nasional ini terus berkomitmen untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan melalui berbagai cara, baik dengan teknologi modern, penambahan rambu dan sistem keamanan, maupun melalui edukasi kepada masyarakat. KAI mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan ketika melintasi perlintasan kereta api dengan slogan “Berhenti, tengok kanan-kiri, dan pastikan aman sebelum melintas.”
(Redaksi)

