Jakarta, 07 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat keberhasilan besar dalam penghematan sumber daya berkat penerapan Face Recognition Boarding System. Sepanjang semester I 2025, KAI mampu menghemat penggunaan hingga 16.295 rol kertas tiket.

Penghematan ini tidak hanya berdampak pada biaya operasional, tetapi juga membantu mengurangi limbah kertas yang dihasilkan dari proses pencetakan tiket. KAI memandang langkah ini sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam menjaga lingkungan.

Corporate Secretary KAI, Anne Purba, mengatakan, “Penggunaan teknologi face recognition tidak hanya memudahkan pelanggan, tetapi juga mendukung gerakan go green dengan mengurangi sampah kertas.”

Proses boarding menjadi lebih efisien karena penumpang tidak lagi harus membawa tiket cetak. Cukup melakukan pemindaian wajah di gate, sistem akan langsung mencocokkan data dan mengizinkan masuk jika sesuai.

Penerapan teknologi ini juga mengurangi risiko kehilangan tiket atau kesalahan input data saat pemeriksaan manual. Semua informasi terekam secara otomatis dalam sistem KAI.

Anne menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah bagian dari strategi transformasi digital KAI. “Kami akan terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional,” ujarnya.

Respon penumpang terhadap inovasi ini sangat positif. Banyak yang merasa proses perjalanan menjadi lebih nyaman dan bebas repot.

KAI menargetkan untuk memperluas implementasi teknologi ini ke lebih banyak stasiun, termasuk di wilayah yang memiliki volume penumpang tinggi.

“Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan layanan transportasi yang modern, efisien, dan berkelanjutan,” tutup Anne. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *