Jakarta, 27 Desember 2025 – KAI Commuter mencatatkan kesuksesan luar biasa dengan melayani 9.995.588 penumpang kereta api selama periode pasca Natal menuju Tahun Baru. Angka yang hampir mencapai 10 juta penumpang ini dicatat selama periode 18 hingga 26 Desember 2025 yang menunjukkan peran vital KAI Commuter sebagai penyedia transportasi massal utama di wilayah Jabodetabek. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kesuksesan melayani hampir 10 juta penumpang merupakan capaian yang luar biasa dan membuktikan tingkat kepercayaan masyarakat yang sangat tinggi terhadap layanan kereta komuter. Dengan melayani lebih dari 1 juta penumpang per hari, KAI Commuter menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat perkotaan yang mengandalkan transportasi publik untuk aktivitas sehari-hari.
Kesuksesan KAI Commuter mencerminkan kebutuhan mobilitas yang sangat tinggi di wilayah metropolitan terbesar Indonesia. Anne menjelaskan bahwa meski periode Natal dan Tahun Baru identik dengan perjalanan jarak jauh, kebutuhan mobilitas lokal tetap sangat tinggi untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. KAI Commuter melayani puluhan rute yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota satelit dengan frekuensi tinggi dan tarif terjangkau. “Konsistensi layanan seluruh entitas KAI Group selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru menjaga kesinambungan mobilitas nasional, memperkuat pergerakan wisata domestik, serta mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah hingga pergantian tahun,” tutup Anne.
Capaian hampir 10 juta penumpang menunjukkan kapasitas operasional dan efisiensi KAI Commuter yang sangat tinggi dalam melayani volume massal. Dengan armada yang terawat dan sistem operasional yang andal, KAI Commuter mampu menjaga konsistensi layanan di tengah volume yang sangat tinggi. KAI Group terus mengembangkan KAI Commuter dengan penambahan armada dan perluasan jaringan untuk melayani lebih banyak masyarakat. Kesuksesan KAI Commuter melayani hampir 10 juta penumpang menuju Tahun Baru menunjukkan peran krusial transportasi massal berbasis rel dalam mendukung mobilitas urban yang berkelanjutan.
(Redaksi)

