Jakarta, 24 September 2025 – Bahaya bermain di sekitar rel kereta masih menjadi persoalan serius di masyarakat. Untuk itu, PT Railink melalui program Edutrain berupaya menanamkan kesadaran kepada anak-anak sejak dini agar menjauhi rel dan memahami risiko yang mengintai.

Edutrain menghadirkan cara unik dalam menyampaikan pesan keselamatan transportasi. Anak-anak tidak hanya diajak menaiki kereta bandara, tetapi juga diajarkan mengenai pentingnya menjauh dari area rel dan mematuhi aturan keselamatan.

Direktur Utama PT Railink, Mukti Jauhari, mengatakan program ini merupakan bagian dari kampanye keselamatan berkelanjutan. “Kami ingin anak-anak bisa tumbuh dengan pemahaman yang benar bahwa rel bukan tempat bermain, melainkan area berbahaya yang harus dihindari,” ujarnya.

Melalui pendekatan edukatif, pesan keselamatan lebih mudah diterima oleh anak-anak. Mereka mendapatkan penjelasan interaktif dan menyenangkan sehingga tidak merasa digurui.

Selain itu, anak-anak juga diberi pemahaman tentang cara aman naik kereta, menjaga ketertiban, serta menghormati sesama penumpang. Kegiatan ini membekas kuat karena disampaikan langsung saat mereka melakukan perjalanan.

Guru-guru yang terlibat menyambut positif inisiatif Railink ini. Mereka menilai Edutrain berhasil menjadi sarana efektif untuk menyampaikan nilai-nilai keselamatan transportasi yang kerap sulit ditanamkan di kelas.

Hasilnya, banyak anak mulai menyadari bahaya bermain di sekitar rel. Bahkan beberapa dari mereka menyampaikan kepada orang tua agar tidak mendekat ke jalur kereta demi keselamatan bersama.

Dengan semakin luasnya cakupan Edutrain, PT Railink optimistis generasi muda ke depan akan lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan perkeretaapian. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *