Jakarta, 28 Desember 2025 – Stasiun Jatake akan menjadi pemberhentian baru di lintas Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung yang melayani rute mencakup Tanah Abang, Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurang Mangu, Sudimara, Rawa Buntu, Serpong, Cisauk, Cicayur, Jatake, Parung Panjang, Cilejit, Daru, Tenjo, Tigaraksa, Cikoya, Maja, Citeras, hingga Rangkasbitung. Penambahan stasiun ini diharapkan memperkuat distribusi penumpang serta meningkatkan kelancaran perjalanan masyarakat di seluruh koridor tersebut.
PT Kereta Api Indonesia memastikan bahwa keberadaan Stasiun Jatake sebagai pemberhentian baru akan memberikan pilihan lebih banyak bagi penumpang dalam mengakses layanan Commuter Line terutama bagi masyarakat yang berdomisili di sekitar Kecamatan Pagedangan. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa posisi stasiun di kilometer 37+045 antara Cisauk dan Parung Panjang menjadikannya titik akses strategis yang dapat melayani area yang sebelumnya belum terjangkau secara optimal oleh stasiun-stasiun yang sudah ada.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan bahwa penambahan pemberhentian baru ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam meningkatkan aksesibilitas layanan transportasi massal di kawasan penyangga Jakarta. Pertumbuhan pengguna yang mencapai 70,4 juta hingga November 2025 menunjukkan tingginya permintaan layanan di lintas Rangkasbitung sehingga penambahan stasiun menjadi sangat penting. “Stasiun Jatake dihadirkan untuk mendekatkan layanan kereta api kepada masyarakat di kawasan yang berkembang pesat. Kehadirannya diharapkan memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung mobilitas harian yang lebih tertata dan efisien,” kata Bobby.
Stasiun yang dibangun dengan konsep Transit Oriented Development ini memiliki kapasitas melayani hingga 20.000 penumpang per hari dengan fasilitas lengkap termasuk peron sepanjang 250 meter, area penumpang, zona komersial, dan tempat parkir kendaraan. Saat ini pembangunan telah mencapai progres 98,56 persen dan KAI bersama DJKA Kemenhub tengah melakukan pengujian akhir sebelum stasiun diresmikan pada Januari 2026. Penambahan Stasiun Jatake diharapkan dapat meningkatkan efisiensi perjalanan dan memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna Commuter Line di lintas Rangkasbitung.
(Redaksi)

