Jember, 12 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember telah merampungkan dua agenda penting yang krusial bagi layanan kereta api di wilayahnya: Closing Verifikasi Lapangan Rampcheck Sarana Kesiapan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dan Closing Verifikasi Lapangan Public Service Obligation (PSO) Triwulan III & IV Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan penutupan verifikasi yang berlangsung pada hari Kamis (13/11) di Ruang VIP Stasiun Jember ini dihadiri oleh Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, jajaran manajemen terkait, Quality Control (QC), Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT), serta Tim dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya.
Verifikasi Rampcheck Sarana Kesiapan Angkutan Nataru berfokus pada pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana, prasarana, dan aspek operasional lainnya guna menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan selama masa libur akhir tahun. Hasil verifikasi disampaikan oleh Staff LLAKA (Lalu Lintas dan Angkutan KA), Ika Oktavia, sementara hasil Verifikasi Lapangan PSO disampaikan oleh Perwakilan dari Direktorat LLAKA.
Keselamatan Angkutan Nataru Jadi Komitmen Utama
Dalam arahannya, Hengky Prasetyo menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh tim yang terlibat dalam proses rampcheck. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen serius Daop 9 untuk memastikan setiap aspek perjalanan memenuhi standar keselamatan tertinggi.
“Kegiatan Rampcheck ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah bagian dari janji kita bersama untuk memastikan bahwa setiap penumpang yang menggunakan jasa kereta api, khususnya pada masa Angkutan Nataru 2025/2026, dapat melakukan perjalanan dengan selamat, aman, dan nyaman,” ujar Hengky Prasetyo.
Terkait Verifikasi PSO, Hengky juga menyoroti popularitas kereta api PSO di kalangan pelanggan.
“Kereta PSO adalah salah satu layanan favorit, terbukti dengan tingginya minat penumpang setiap harinya. Kami bersyukur, dalam proses verifikasi ini, tidak terdapat temuan yang berarti dan kereta PSO telah beroperasi sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum yang ditetapkan,” tambahnya.
Meski demikian, temuan minor yang ada ditekankan agar segera ditindaklanjuti oleh bagian terkait.
Sementara itu dalam pernyataan lain, Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan optimisme bahwa hasil dari kedua verifikasi ini akan memperkuat kesiapan Daop 9.
“Hasil Closing Verifikasi ini menjadi indikator kuat kesiapan Daop 9 Jember dalam menghadapi Angkutan Nataru 2025/2026. Dengan tidak adanya temuan mayor, kami yakin mampu memberikan pelayanan terbaik, yang berfokus pada keselamatan dan kepuasan pelanggan,” ujar Cahyo Widiantoro.
“Verifikasi PSO juga menegaskan kualitas layanan kereta api bersubsidi kami. Kami berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar ini, memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses transportasi kereta api yang prima dan terjangkau,” tutupnya.
Dengan tuntasnya Verifikasi Lapangan Rampcheck Sarana Kesiapan Angkutan Nataru dan Verifikasi Lapangan PSO ini, Daop 9 Jember menyatakan kesiapannya untuk melayani masyarakat dengan standar keselamatan dan pelayanan yang optimal. (Redaksi)

