Jakarta, 07 November 2025 – Rangkaian kota wisata seperti Bandung, Surabaya, dan Malang kini menjadi rute favorit turis dunia yang menjelajahi Indonesia menggunakan layanan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Bandung melayani 61.204 wisman, disusul Surabaya Gubeng dengan 27.072 wisman dan Malang dengan 23.562 wisman sepanjang Januari hingga Oktober 2025.
Tren ini menunjukkan bahwa jalur rel telah menjadi cara baru bagi wisatawan asing untuk mengenal lebih dekat keindahan alam dan budaya Nusantara. Banyak turis memilih rute-rute tersebut karena menawarkan perpaduan antara cuaca sejuk, wisata alam, serta kekayaan kuliner yang tidak ditemui di negara lain.
Kereta api memungkinkan wisatawan menikmati perjalanan dengan santai tanpa perlu khawatir terjebak kemacetan. Jalur menuju Bandung maupun Malang menawarkan panorama pegunungan dan pedesaan yang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi turis dunia.
Peningkatan kunjungan wisatawan juga memperkuat posisi KAI sebagai moda transportasi berkelas yang mendukung pariwisata nasional. Secara total, 601.960 wisman telah menggunakan kereta api sepanjang 2025, meningkat 4,8 persen dari tahun sebelumnya.
Selain Jawa, beberapa rute di Sumatera juga mulai mendapatkan perhatian turis asing, seperti Medan dan Rantau Prapat. Hal ini menandakan berkembangnya pola perjalanan wisata berbasis rel di berbagai wilayah Indonesia.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyebut bahwa peningkatan kualitas layanan adalah kunci meningkatnya minat wisatawan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dan terus menjaga kualitas, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan agar para wisatawan merasa puas dan kembali menggunakan kereta api untuk perjalanan mereka,” jelas Anne.
Mobilitas wisatawan yang tinggi di kawasan Bandung–Malang juga memberi manfaat bagi para pelaku ekonomi kreatif, mulai dari UMKM hingga penyedia akomodasi lokal.
Dengan daya tarik budaya, kuliner, dan alam yang memikat, rute Bandung hingga Malang diprediksi akan terus menjadi jalur unggulan bagi wisatawan mancanegara yang ingin merasakan pengalaman perjalanan otentik di Indonesia. (Redaksi)

