Jakarta, 20 November 2025 – Armada angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) semakin ramah lingkungan setelah menerima 14 lokomotif baru tipe CC 205 yang mendukung penggunaan bahan bakar berkelanjutan. Lokomotif buatan Progress Rail, Alabama, Amerika Serikat, ini tiba di Pelabuhan Panjang, Lampung, pada Selasa tanggal 18 November sebagai batch ketiga dari total pengadaan 54 unit.​

Anne Purba selaku Vice President Public Relations KAI menyatakan bahwa tambahan sarana ini meningkatkan kapasitas dan keandalan layanan angkutan batu bara serta logistik lainnya yang tumbuh di Sumatra bagian selatan. “Penguatan sarana di wilayah tersebut penting karena menjadi pusat distribusi energi nasional,” ujarnya. Sejak Februari 2025, seluruh lokomotif dan genset KAI telah menggunakan Biosolar B40 sebagai bagian dari transisi energi bersih serta dekarbonisasi transportasi berbasis rel, selaras dengan target Net Zero Emission 2060.​

Moda rel memberikan efisiensi tinggi dan dampak lingkungan yang lebih rendah dibanding moda angkutan jalan raya. Satu rangkaian kereta api batu bara dengan 61 gerbong bermuatan 3.050 ton setara dengan perpindahan 120 truk kontainer ukuran 40 kaki. Emisi karbon per perjalanan hanya mencapai 10.766 kilogram CO₂, jauh lebih rendah dibanding 65.645 kilogram CO₂ yang dihasilkan 120 truk kontainer.​

Volume angkutan barang KAI pada periode Januari sampai Oktober 2025 tercatat sebesar 57.556.900 ton, naik 0,69 persen dari periode sama tahun lalu. Batu bara menjadi kontributor terbesar dengan 47,77 juta ton atau 83 persen dari keseluruhan angkutan, terutama di Divre III Palembang dan Divre IV Tanjungkarang.​

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *