Jakarta, 22 Agustus 2025 – Keberhasilan KAI Daop 4 Semarang dalam mengoptimalkan fungsi kawasan Polder Semarang Tawang sebagai area multifungsi semakin terlihat nyata. Jogging track yang terletak di depan Stasiun Semarang Tawang ini menjadi bukti bahwa ruang publik sehat dapat diciptakan tanpa mengorbankan fungsi teknis infrastruktur yang sudah ada, menghadirkan solusi cerdas dalam pemanfaatan ruang terbatas di kawasan perkotaan.
Polder Semarang Tawang yang semula dibangun untuk menampung air hujan dan mengendalikan banjir rob di kawasan Kota Lama kini telah bertransformasi menjadi ruang rekreasi yang aktif dan dinamis. Pemanfaatan area ini sebagai jogging track tidak mengganggu fungsi utamanya sebagai kolam retensi, namun memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kehidupan masyarakat urban. Konsep integrasi antara infrastruktur teknis dan kebutuhan sosial ini menjadi model pembangunan yang dapat diterapkan di kawasan urban lainnya.
Dengan lintasan sepanjang 450 meter per putaran, track ini menyediakan ruang yang ideal untuk berbagai jenis aktivitas fisik, mulai dari lari ringan, jalan santai, hingga latihan komunitas olahraga yang terorganisir. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa kehadiran jogging track di Polder Semarang Tawang juga selaras dengan komitmen KAI untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendorong pembangunan kota yang inklusif, menjaga kualitas lingkungan, serta meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Selain sebagai kolam retensi untuk pengendali banjir, area Polder Semarang Tawang juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk jogging atau sekadar rekreasi. Lokasinya yang strategis tepat di depan Stasiun Tawang membuat masyarakat dapat berolahraga sekaligus menikmati pemandangan arsitektur bersejarah di sekitar Kota Lama,” ungkap Franoto, menekankan bahwa keberhasilan fasilitas ini memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestariannya.
(Redaksi)

