Jakarta, 07 Agustus 2025 – Perjalanan dengan kereta api tak hanya meninggalkan kenangan indah, tetapi terkadang juga kisah tak terduga ketika barang bawaan tertinggal. PT Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil mencatat 7.735 barang milik pelanggan yang tertinggal di kereta api maupun stasiun selama semester pertama 2025 berhasil dikembalikan kepada pemiliknya. Angka ini menjadi bukti keberhasilan layanan Lost & Found KAI yang terus menjadi andalan penumpang.
Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus, menyampaikan bahwa temuan ini mencakup berbagai jenis barang, mulai dari tas, ponsel, dompet, hingga perhiasan. “KAI berkomitmen memberikan layanan maksimal, bukan hanya mengantarkan penumpang dengan aman dan tepat waktu, tetapi juga memastikan barang-barang mereka kembali jika tertinggal,” ujarnya.
Proses pengembalian barang dimulai ketika petugas menemukan barang di dalam kereta atau area stasiun. Barang tersebut kemudian dicatat, disimpan, dan diamankan di kantor Lost & Found. Pemilik yang merasa kehilangan dapat melapor secara langsung atau melalui kanal resmi KAI.
Menurut Joni, pengembalian 7.735 barang ini tidak hanya menunjukkan ketanggapan petugas, tetapi juga mencerminkan kedisiplinan dalam menjaga kepercayaan pelanggan. “Kami selalu mengedepankan integritas dan profesionalisme agar pelanggan merasa tenang selama perjalanan,” tambahnya.
Barang-barang yang ditemukan memiliki nilai yang beragam, baik materiil maupun emosional. Beberapa di antaranya merupakan barang dengan nilai sejarah atau kenangan yang tak ternilai. “Kami memahami betapa berharganya barang tersebut bagi pemiliknya, sehingga proses pengembalian dilakukan dengan hati-hati,” jelas Joni.
Selain itu, KAI juga mendorong penumpang untuk selalu memeriksa kembali barang bawaannya sebelum meninggalkan kereta atau stasiun. Edukasi ini disampaikan melalui pengumuman di stasiun, media sosial, dan petugas di lapangan.
Keberhasilan pengembalian ribuan barang ini juga tidak terlepas dari partisipasi penumpang yang cepat melapor ketika kehilangan. Kerja sama ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pelanggan dan KAI dapat menghasilkan pelayanan yang optimal.
Joni menegaskan, KAI akan terus meningkatkan sistem dan teknologi pendukung layanan Lost & Found, sehingga proses pelaporan dan pengembalian barang bisa dilakukan lebih cepat dan akurat.
“Kami ingin setiap kisah kehilangan berakhir dengan kebahagiaan. Itulah semangat yang kami bawa dalam setiap pengembalian barang pelanggan,” pungkasnya. (Redaksi)

