Jakarta, 23 Agustus 2025 – Jumlah pelanggan PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkat dari tahun ke tahun. Sepanjang Januari–Juli 2025, KAI Group mencatat 286,57 juta penumpang, naik 9,04 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Bersamaan dengan itu, KAI juga memperkuat layanan ramah keluarga dengan menghadirkan kids play area di stasiun.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa fasilitas ini terbukti membawa suasana berbeda di stasiun. “Area bermain anak di stasiun menghadirkan suasana yang lebih ceria. Anak-anak bisa bermain dengan aman sambil menunggu keberangkatan, sementara orang tua dapat beristirahat lebih tenang. Dengan begitu, waktu menunggu kereta tetap menjadi momen menyenangkan bagi seluruh keluarga,” ungkapnya.
Saat ini, kids play area sudah tersedia di 35 stasiun utama, termasuk Gambir, Pasar Senen, Bandung, Semarang Tawang, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Gubeng, Malang, Medan, hingga Kertapati. Semua fasilitas dibuat dengan standar keamanan dan ramah anak.
Anne menambahkan bahwa KAI masih akan memperluas fasilitas ini. “Kami menargetkan pengadaan area bermain di stasiun dengan volume pelanggan tinggi, tidak hanya di kota besar tetapi juga di berbagai daerah. Dengan begitu, konsep stasiun ramah anak dapat dirasakan lebih merata,” jelasnya.
Kehadiran fasilitas ini menjadi pelengkap layanan lain yang sudah ada, seperti ruang laktasi, ruang kesehatan, hingga fasilitas ramah disabilitas. Semuanya ditujukan untuk membuat pengalaman pelanggan semakin inklusif.
Tingginya jumlah pelanggan mencerminkan kepercayaan masyarakat yang kian besar terhadap layanan KAI. Dengan fasilitas tambahan ini, KAI berharap keluarga merasa lebih nyaman saat menggunakan transportasi kereta api.
Selain itu, transformasi ini juga menunjukkan bahwa KAI tidak hanya berfokus pada aspek transportasi, tetapi juga menciptakan ruang publik yang humanis dan ramah untuk semua kalangan.
“Perjalanan yang menyenangkan seharusnya hadir sejak dari stasiun. Dengan adanya area bermain anak, kami ingin menciptakan pengalaman yang lebih humanis, ramah keluarga, dan inklusif,” ujar Anne menutup. (Redaksi)

