26 Juni 2026 – Persaingan menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan drama hingga pertandingan terakhir fase grup. Sejumlah tim berhasil mengamankan tiket ke fase gugur melalui jalur yang berbeda, mulai dari status juara grup hingga peringkat ketiga terbaik. Belanda tampil meyakinkan sebagai pemuncak Grup F, sementara Ekuador, Jepang, dan Swedia memastikan langkah mereka setelah melalui laga yang penuh tekanan dan ketegangan.
Sorotan utama datang dari Grup E saat Ekuador sukses membalikkan keadaan untuk menumbangkan Jerman dengan skor 2-1. Meski sempat dikejutkan gol cepat Leroy Sane pada menit kedua, semangat juang La Tri tidak luntur. Nilson Angulo berhasil menyamakan kedudukan hanya tujuh menit berselang melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi Manuel Neuer. Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri Ekuador untuk terus menekan hingga babak kedua.
Jerman yang telah memastikan tiket ke babak berikutnya tetap berusaha mengendalikan permainan. Peluang demi peluang sempat diciptakan Kai Havertz dan Leroy Sane, bahkan Die Nationalelf sempat memperoleh hadiah penalti di awal babak kedua. Namun setelah meninjau tayangan VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut karena ditemukan pelanggaran lebih dahulu dalam proses serangan. Keputusan itu menjadi titik balik yang dimanfaatkan Ekuador untuk meningkatkan intensitas serangan.
Gol kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-77 melalui Gonzalo Plata yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Sundulan Kevin Rodriguez berhasil diteruskan Plata dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-1. Kemenangan tersebut memastikan Ekuador menutup fase grup di posisi ketiga dengan empat poin dan berhak melaju ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Jerman tetap keluar sebagai juara grup, sedangkan Pantai Gading mendampingi sebagai runner up.
Di Grup F, Belanda menunjukkan kualitasnya dengan menaklukkan Tunisia 3-1. Tim asuhan Ronald Koeman langsung menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Gol pembuka bahkan tercipta hanya tiga menit setelah sepak mula melalui gol bunuh diri Ellyes Skhiri saat berusaha menghalau umpan silang Denzel Dumfries. Keunggulan tersebut semakin memperkuat dominasi Oranje sepanjang babak pertama.
Belanda kemudian menggandakan keunggulan lewat Brian Brobbey yang memanfaatkan skema bola mati dengan penyelesaian yang tenang. Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Hazem Mastouri pada babak kedua sehingga pertandingan kembali hidup. Namun Jan Paul van Hecke memastikan kemenangan Belanda setelah sukses menyundul sepak pojok Tijjani Reijnders menjadi gol ketiga. Hasil tersebut membawa Belanda mengakhiri fase grup sebagai juara Grup F dengan tujuh poin dan mengamankan pertemuan melawan Maroko di babak 32 besar, sementara Tunisia harus mengakhiri perjalanan tanpa meraih satu poin pun.
Pertandingan lain di Grup F mempertemukan Jepang dan Swedia dalam duel yang sama pentingnya. Kedua tim bermain hati hati sejak awal karena sama sama membutuhkan hasil positif demi menjaga peluang lolos. Babak pertama berlangsung ketat dengan sedikit peluang berbahaya, meski Swedia lebih dulu mengambil inisiatif menyerang dan beberapa kali menguji ketangguhan kiper Jepang, Sion Suzuki.
Memasuki babak kedua, Jepang berhasil memecah kebuntuan melalui Daizen Maeda yang memanfaatkan kerja sama apik dengan Ritsu Doan. Keunggulan itu hanya bertahan enam menit karena Anthony Elanga membalas lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Suzuki. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil tersebut cukup untuk mengantar Jepang finis sebagai runner up Grup F dengan lima poin, sedangkan Swedia lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik setelah mengoleksi empat poin.
Sementara itu, pertandingan Grup E antara Pantai Gading dan Curacao juga berlangsung sengit. Pantai Gading membuka keunggulan sejak awal laga melalui Nicolas Pepe yang memaksimalkan umpan matang Yan Diomande. Gol cepat tersebut membuat Les Elephants bermain lebih percaya diri dan menguasai jalannya pertandingan sepanjang babak pertama. Curacao beberapa kali mencoba membalas melalui serangan jarak jauh, tetapi belum mampu menembus pertahanan lawan hingga turun minum.
Rangkaian pertandingan terakhir fase grup ini menegaskan bahwa setiap poin sangat menentukan nasib sebuah tim di Piala Dunia 2026. Belanda dan Jerman melaju sebagai juara grup, Pantai Gading serta Jepang mengamankan tiket sebagai runner up, sedangkan Ekuador dan Swedia berhasil menjaga asa melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Hasil tersebut sekaligus melengkapi daftar tim yang siap bersaing di babak 32 besar, di mana persaingan dipastikan akan semakin ketat dalam perebutan gelar juara dunia. (Redaksi)

