Jakarta, 20 September 2025 – Wujud empati PT Kereta Api Indonesia terhadap masyarakat terlihat jelas dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di Pesantren Kanzul Ulum Kota Madiun. Program komprehensif ini menggabungkan bantuan infrastruktur dengan layanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian mendalam terhadap pendidikan dan kesejahteraan para santri.
Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Muhamad Kahfi, memimpin langsung penyerahan bantuan senilai Rp19,405 juta untuk pengadaan gerbang baru pesantren. Program KAI Edufriend ini mencerminkan empati perusahaan terhadap kebutuhan pengembangan fasilitas pendidikan keagamaan yang memadai dan berkualitas.
Empati KAI juga terwujud melalui program kesehatan gratis yang memberikan akses layanan medis kepada para santri. Tim medis profesional melakukan pemeriksaan komprehensif dan memberikan kacamata bagi yang membutuhkan, alat kebersihan personal, obat pencegahan cacingan, dan vitamin untuk menjaga kesehatan optimal.
“Program TJSL ini sejalan dengan upaya kami untuk tidak hanya berfokus pada keuntungan melalui operasional kereta api, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” jelas Zainul. Empati yang ditunjukkan melalui program ini diharapkan dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat.
(Redaksi)

