Jakarta, 26 Juli 2025 – Transformasi Museum Kereta Api Ambarawa dengan hadirnya UMKM Creative Space merepresentasikan paradigma baru dalam pengelolaan ruang publik yang mengintegrasikan preservasi budaya dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Franoto Wibowo menegaskan filosofi inovatif bahwa museum bukan hanya tempat menyimpan sejarah, tetapi juga ruang hidup yang bisa menggerakkan ekonomi kreatif di daerah, sehingga setiap simpul dalam kawasan heritage dapat menjadi peluang kolaborasi yang produktif. Fasilitas dengan 24 booth display ini mengadopsi konsep arsitektur terbuka yang tetap mempertahankan estetika warisan budaya perkeretaapian, menciptakan harmoni antara nilai historis dan fungsi ekonomi modern. Program Bantuan Pengembangan dan Pembinaan PUMK senilai Rp143.050.000 yang diserahkan Sandra Pridasvara kepada Muslimin ini menjadi bukti konkret bahwa kerjasama strategis antara KAI dan komunitas UMKM lokal dapat melahirkan inovasi yang memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. (Redaksi)
