Jakarta, 20 Agustus 2025 – Implementasi emergency response protocol KAI menunjukkan kematangan sistem keselamatan transportasi kereta api nasional, dimana penanganan dampak gempa Bekasi pada operasional 18 rute Timur Jakarta berlangsung efektif dengan durasi gangguan yang relatif singkat. Prioritas keselamatan penumpang menjadi pertimbangan utama dalam setiap tahapan proses normalisasi, mulai dari fase penghentian operasional hingga pemberian status all clear untuk melanjutkan layanan regular. Profesionalisme tim teknis KAI tercermin dari pelaksanaan inspeksi infrastruktur yang komprehensif, mencakup evaluasi kondisi jalur rel, sistem persinyalan, dan kelayakan operasional secara menyeluruh sebelum memberikan rekomendasi untuk normalisasi. Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan bahwa langkah preventif ini merupakan manifestasi komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan tertinggi, dengan tetap memberikan transparansi informasi kepada publik mengenai status operasional dan alasan di balik setiap keputusan strategis yang diambil manajemen.
(Redaksi)

